Stop Bakar Jerami di Sawah

Photo Author
Administrator, Kabar BUMN
- Kamis, 26 Mei 2022 | 19:46 WIB

Kabar BUMN -  Ketika musim panen telah tiba, pasti banyak sekali kita temui limbah jerami dihasilkan dalam lahan pertanian terbengkalai tak-terurus. Lalu, solusi cepatnya pasti dibakar, tapi ingat, jangan asal membakar limbah jerami! Mengapa? Karena membakar jerami di lahan dapat berdampak buruk pada lahan pertanian.

Hal itu dikarenakan saat pembakaran jerami padi di lahan persawahan maka unsur hal yang terdapat pada tanah akan hilang. Tidak hanya unsur hara pada tanah saja, tetapi unsur hara yang terkandung pada jerami juga akan munah.

Padahal, batang dan daun padi yang kita biarkan membusuk di lahan sawah dapat mnciptakan tanah menjadi subur. Alasannya karena jerami yang membusuk menjadi humus atau materi organik yang dapat membuat tanah menjadi sangat subur. Perlu diingat, jika jerami dibakar maka hanya akan menjadi arang atau zat karbon yang tidak berguna.

Jerami padi yang dibiarkan atau bahkan kita tanam di dalam tanah menjadi makanan bagi mikroorganisme tanah. Pasalnya, mikroogranisme tanah sangat berperan penting dalam menyuburkan tanah. Akan tetapi, jika dibakar justru akan membuat si mikroorganisme menjadi mati dan tanah kurang subur.

Dengan mengkremasi jerami padi di lahan sawah secara terus-menerus maka tanah akan menjadi sangat tandus dan produktivitasnya menjadi semakin turun. Kata lainnya, maka hasil kualitas panen padi juga akan berangsur-angsur menurun.

Selain itu, dampak buruk dari membakar jerami di lahan padi adalah polusi asap yang ditimbulkan. Asap dari pembakaran jerami akan sangat berdampak jelek bagi lingkungan serta menjadi pemicu kebakaran lahan dan sebagainya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Terkini