Jelajah Benteng Peninggalan Masa-masa Penjajahan dan Perjuangan Kemerdekaan yang Masih Tersisa di Indonesia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 22 Juli 2024 | 08:30 WIB
Benteng Vredeburg (kebudayaan.jogjakota.go.id)
Benteng Vredeburg (kebudayaan.jogjakota.go.id)

Setelah Sultan Hasanuddin kalah perang Goa, benteng diserahkan pada Belanda.

Diberi nama Benteng Rotterdam fungsinya sebagai markas komando pertahanan dan kantor pusat VOC.

Baca Juga: Hubungkan Pulau Sulawesi, DAMRI Hadirkan Rute Makassar-Palu PP

Di tempat ini juga Pangeran Dipenogoro pernah ditahan.

Luas benteng sekitar 3 hektare dan memiliki 5 bastion atau pos penjagaan.

Pengunjung bisa berkeliling dan melihat bekas ruangan tahanan Pangeran Dipenogoro.

Benteng Rotterdam beralamat di jalan Ujung Panjang no 1, Kelurahan Bulogading, Makassar.

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Dekat Bandara Sultan Hasanuddin Makassar: Mulai dari Hutan, Pantai, sampai Waterpark

Benteng Marlborough di Bengkulu, benteng peninggalan penjajah Inggris seluas 44.000 M2.

3. Benteng Marlborough
Tidak hanya peninggalan Belanda, ada juga benteng peninggalan Inggris, yaitu Benteng Marlborought.

Benteng yang berada di Bengkulu ini dibangun pada tahun 1713.

Benteng Marlborough dibangun untuk pertahanan militer Inggris dari VOC.

Baca Juga: Menilik Benteng Marlborough di Bengkulu, Benteng Peninggalan Penjajah Inggris Seluas 44.000 M2

Benteng difungsikan untuk pusat dagang, menyimpan rempah dan tempat tinggal serdadu Inggris.

Benteng setinggi 3 meter dan tinggi 8, 65 meter ini memiliki beberapa ruangan.

Yakni, ruang tahanan, gudang senjata, kantor dan halaman luas. Di sini juga masih ada 72 meriam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini