Antara lain pucuk teh perak atau teh putih, teh hijau, dan teh hitam.
Selain teh jenis klasik, di sini tersedia pula teh artisan atau hasil racikan dengan tambahan rempah dan bunga.
Baca Juga: Jakarta untuk Pecinta Seni: Galeri dan Ruang Kreatif yang Wajib Dikunjungi
Semuanya memberikan cita rasa khas Nusantara yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.
Misalnya saja teh artisan Bandapala di mana daun teh dicampur kembang pala dari Banda.
Ada juga Javanilla, yakni daun teh hitam dicampur vanilla.
Atau tobaliman yang diracik dari teh hitam ditambah andaliman khas Sumatra Utara.
Baca Juga: Heboh Stempel MRT Jakarta, Ini Eki Stamp yang Dikeluarkan Stasiun Kereta Jepang Sejak Tahun 1931
Metode penyeduhan khusus
Proses penyeduhan teh Tanagaia Heritage Tea Spesialist sangat unik dengan sejumlah tahapan.
Pertama, setelah daun teh dipilih, barista akan memasukkan 3 gram daun teh ke cangkir transparan.
Setelah itu air sebanyak 250 ml dengan suhu panas dituangkan ke cangkir.
Penggunaan cangkir seduh untuk mengekstrak teh lebih efektif dan menghasilkan cita rasa yang tajam.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Makan Siang Enak di Jakarta Selatan
Cangkir seduh ukurannya lebih besar sehingga daun teh bisa lebih mengembang bila dibandingkan di teko.
Artikel Terkait
Selain Teh Hijau, Ini Beberapa Jenis Teh di Jepang yang Populer dan Sehat
Kedai Kopi dan Teh Titilaras Solo, Segelas Teh Nikmat yang Kaya Filosofi
Tidak Hanya dari Daun Teh, Indonesia Memproduksi Beberapa Teh dari Unsur Lain yang Berkhasiat Tinggi
Segelas Es Teh Dingin di Tengah Suasana Jadul di Kedai Es Teh Jaya Abadi, Bogor, Minum Teh Tidak Pernah Sesegar Ini
Pantjoran Tea House, Tempat Menikmati Teh Sambil Belajar Tata Cara Minum Teh yang Benar