Fakta Menarik Gereja Katedral, Jakarta, yang Menjadi Salah Satu Tempat yang Dikunjungi Paus Fransiskus

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 5 September 2024 | 07:00 WIB
Gereja Katedral, Jakarta (jakarta-tourism.go.id)
Gereja Katedral, Jakarta (jakarta-tourism.go.id)

Pembangunannya membutuhkan waktu yang cukup lama.

Baca Juga: Bangunan-bangunan Peninggalan Kolonial yang Masih Berdiri Kokoh di Indonesia, Saksi Bisu yang Penuh Sejarah

Dirancang Pastor Antonius Dijkmans pada tahun 1807.

Peletakan batu pertama oleh Pro-vikaris, Carolus Wenneer, dilanjutkan oleh Cuypers-Hulswist.

Gereja resmi dibuka a 21 April 1901 oleh Mgr Edmundus Sybradus Luypen, SJ Vikaris Apostolik Jakarta.

Baca Juga: Bangunan-Bangunan Ikonik dan Tertua di Jakarta, Umurnya Lebih dari 100 Tahun

Bagian dalam Gereja Katedral Jakarta. (ksmtour.com)

3. Memiliki tiga menara
Gereja Katedral tiga menara, yaitu menara benteng Daud, gading, dan Angelus Dei.

Semua menaranya terbuat dari besi yang didatangkan dari Belanda.

Bagian atas menara dibuat khusus oleh pekerja di bengkel Wilhemina, Batavia.

Di menara gading terpasang jam yang dibuat Van Arcken & Co.

Baca Juga: 6 Tempat Wisata Gratis di Jakarta, Cantik, Menarik, dan Membuat Bahagia

Sedangkan di menara Daud terdapat lonceng dengan tulisan bahasa Latin.

Tulisannya 'Aku dihadiahkan oleh Clemens George Marie Van Arkcken, tanggal 2 bulan Maria, doakanlah kami, 19 juni 1900.'

Hingga saat ini bel dan jam yang ada masih berfungsi dengan baik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: katedraljakarta.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini