Pembangunannya membutuhkan waktu yang cukup lama.
Dirancang Pastor Antonius Dijkmans pada tahun 1807.
Peletakan batu pertama oleh Pro-vikaris, Carolus Wenneer, dilanjutkan oleh Cuypers-Hulswist.
Gereja resmi dibuka a 21 April 1901 oleh Mgr Edmundus Sybradus Luypen, SJ Vikaris Apostolik Jakarta.
Baca Juga: Bangunan-Bangunan Ikonik dan Tertua di Jakarta, Umurnya Lebih dari 100 Tahun
3. Memiliki tiga menara
Gereja Katedral tiga menara, yaitu menara benteng Daud, gading, dan Angelus Dei.
Semua menaranya terbuat dari besi yang didatangkan dari Belanda.
Bagian atas menara dibuat khusus oleh pekerja di bengkel Wilhemina, Batavia.
Di menara gading terpasang jam yang dibuat Van Arcken & Co.
Baca Juga: 6 Tempat Wisata Gratis di Jakarta, Cantik, Menarik, dan Membuat Bahagia
Sedangkan di menara Daud terdapat lonceng dengan tulisan bahasa Latin.
Tulisannya 'Aku dihadiahkan oleh Clemens George Marie Van Arkcken, tanggal 2 bulan Maria, doakanlah kami, 19 juni 1900.'
Hingga saat ini bel dan jam yang ada masih berfungsi dengan baik.
Artikel Terkait
Segarkan Tubuh dan Pikiran dengan Rekreasi Akhir Pekan di Hutan Kota di Jakarta
4 Kafe Cozy dengan Pastry Terbaik, Kekinian, dan Viral di Jakarta
Rekomendasi Tempat Makan Siang Enak di Jakarta Selatan
Jakarta untuk Pecinta Seni: Galeri dan Ruang Kreatif yang Wajib Dikunjungi
4 Kafe Rooftop dengan View Gedung Pecakar Langit di Jakarta, Oase Pelepas Penat Sepulang Jam Kantor
Jumat-jumat Nongkrong di Cipete Yuk, Kawasan Kulineran Kekinian di Jakarta Selatan, Ini Rekomendasinya