Orang bisa memuaskan diri untuk berfoto-foto dengan latar belakang kebun teh dan gunung.
Banyak orang yang khusus datang di pagi hari karena ingin melihat kabut dan pemetik teh bekerja.
Tempat ini sudah dibuka sejak jam setengah enam pagi.
Camping ground berfasilitas lengkap
Selain jembatan kayu, tersedia gazebo untuk duduk-duduk, berfoto, ataupun istirahat.
Lalu ada wahana flying fox untuk anak dan orang dewasa dan sejumlah fun game lainnya.
Tersedia juga camping ground. Orang bisa membawa sendiri peralatan kamping atau menyewa.
Untuk kamping di Wayang Windu Panejoan setidaknya 1 jam sebelum datang harus konfirmasi.
Baca Juga: Kebun Teh Jangkung Malabar, Spot Terbaik di Pangalengan untuk Melihat Sunrise dan Sunset
Paket kamping Rp550.000 dan satu tenda bisa untuk 4 orang.
Di dekat perkebunan teh ini berdiri pusat geotermal atau panas bumi.
Kadang uap panasnya yang membumbung tinggi bisa terlihat dari areal kamping.
Fasilitas di Wayang Windu Panejoan cukup lengkap.
Areal parkir dekat tempat masuk, toilet, mushola, dan sejumlah warung kecil.
Wayang Windu Panenjoan buka setiap hari dari jam 05.30-18.00 WIB. Tiket masuk Rp10.000.
Artikel Terkait
Sejenak Lepas Penat di Kehijauan Kebun Teh di Tempat Rekreasi Goalpara Tea Park, Sukabumi
Wisata ke Kebun Teh Nglinggo, Nikmati Suguhan Pemandangan yang Masih Alami di Dataran Tinggi Jogja
Kebun Teh Menyegarkan di Dekat Surabaya, Bukit Kuneer Cocok Jadi Tujuan untuk Wisata di Akhir Pekan
Tempat Wisata Ala Ghibli di Batang, Kebun Teh Pagilaran Tawarkan Pemandangan Bak di Dunia Anime
Wisata ke Perkebunan Teh Kayu Aro, Kerinci, Kebun Teh Tertua di Indonesia yang Hijau dan Menyegarkan
Wisata ke Kebun Teh di Sekitar Kabupaten Bandung, Salah Satunya Bekas Milik Albert Rudolf Bosscha