Kabar BUMN - Tidak hanya jalan raya, di Tokyo masih banyak tersisa yokocho atau gang-gang kecil.
Secara lebar, yokocho hanya muat dua atau satu orang saja, sedikit mirip dengan gang senggol.
Yokocho muncul di akhir Perang Dunia II saat kondisi perekonomian Jepang terpuruk.
Baca Juga: Panduan Wisata ke Tokyo untuk yang Baru Pertama Kali ke Jepang
Saat itu sulit mendapatkan barang kebutuhan sehari-hari. Dari situlah muncul pasar gelap.
Mereka berjualan di yokocho yang sempit dan tersembunyi.
Dari pasar gelap kemudian berkembang menjadi kedai makan dan izakaya sampai sekarang.
Yokocho boleh saja tersembunyi, tapi justru banyak turis mencari dan ingin menelusurinya.
Baca Juga: 5 Jalan yang Belum Banyak Diketahui Turis di Tokyo Padahal Punya Pesona yang Unik Khas Jepang Banget
1. Golden Gai
Penggemar novel Haruki Murakami mungkin ingat Golden Gai karena beberapa kali disebut dalam novelnya.
Gang kecil di kawasan Shinjuku ini lokasinya pub, bar dan tempat nongkrong bergaya 1970-an.
Di sinilah tempat untuk mencari wiskhey khas Jepang dan camilan.
Baca Juga: Ini Etika yang Harus Dipatuhi Selama Liburan di Jepang Agar Tidak Kena Masalah
Begitu populernya Golden Gai, tempat ini jadi kebanyakan turis.
Akibatnya harga makanan dan minuman sedikit mahal. Beberapa bahkan memberlakukan tourist fee.
Artikel Terkait
Bebas dari Overtourism, Ini Kota-kota Kecil di Jepang yang Tidak Terlalu Ramai Turis dan Berbiaya Hidup Rendah
4 Konbini Terkemuka di Jepang, Tiap Brand Punya Keunggulan dan Keunikan Masing-masing
Tempat-tempat di Kyoto yang Wajib Disinggahi Saat Wisata ke Jepang
10 Hack untuk Perjalanan Wisata ke Jepang Lebih Mudah, Manfaatkan Konbini hingga Loker Koin!
8 Tempat Terbaik untuk Melihat Keindahan Gunung Fuji di Jepang
6 Kuliner Fukuoka, Bahan dan Cita Rasanya Berbeda dari Kuliner Kota Lain di Jepang