4 Kampung Unik di Solo dengan Latar Belakang dan Kisahnya Masing-masing

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 8 Oktober 2024 | 07:00 WIB
Salah satu sudut instagramable di Kampung Batik Laweyan, Solo. (birutravel.com)
Salah satu sudut instagramable di Kampung Batik Laweyan, Solo. (birutravel.com)

Mural dan relief ini bercerita tentang sejarah Solo dan pesan singkat bagi warga setempat.

Baca Juga: Serunya Berburu Barang Antik di Pasar Triwindu Solo: Rekomendasi Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan Selama Berkeliling

Karena keunikan ini beberapa orang mulai mengunjungi kampung ini dan sempat viral.

Akhirnya masyarakat setempat bergotong royong membangun memperbaiki kampung.

Dibuatlah taman gantung, lukisan mural, kebun jamu dan organik. Namanya pun diubah jadi kampung Hepi Joho.

Hepi diambil dari kata happy sebagai perlambang kebahagiaan, guyup, dan rukun.

Baca Juga: Wisata Sejarah ke Bekas Pabrik Gula di Solo Raya, Menilik Sisa-Sisa Kejayaan Produksi di Masa Lalu

Para pengrajin di Kampung Blangkon sudah muncul sejak tahun 1970-an. (surakarta.go.id)

3. Kampung Blangkon
Di Solo terdapat satu perkampungan yang penduduknya sebagian besar pembuat blangkon.

Yaitu, di Kampung Blangkon Potrojayan, Serengan, Solo.

Para pengrajin blangkon di sini sudah muncul sejak tahun 1970-an.

Baca Juga: 4 Tempat Kuliner yang Direkomendasikan di Sekitaran Pasar Klewer, Solo

Tidak hanya blangkon Solo, pengrajin ini juga membuat blangkon Yogyakarta, Surabaya, dan Ponorogo.

Jika berkunjung ke sini bisa melihat proses pembuatan blangkon dan mengikuti workshop-nya.

Tentu saja membeli blangkon dengan model custom pun bisa.

Baca Juga: Toko Podjok, Toko Bubuk Kopi di Pojok Pasar Gede Solo yang Tetap Populer dari Masa ke Masa

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini