Kalau begitu pilihannya bisa dorm female only. Harganya lebih mahal tapi lebih bebas dan aman.
Sementara yang lebih berani, silakan pilih dorm campur. Pastikan saja ranjangnya berpembatas.
Jangan lupa gunakan pakaian tidur yang tertutup.
Baca Juga: Etika Saat Menginap di Hostel, Jangan Lupa Bereskan Piring Sendiri
4. Cek fasilitas
Hostel yang terlalu murah kadang fasilitasnya tidak lengkap.
Misalnya jumlah kamar mandi terbatas atau tidak ada free wifi.
Karenanya sebelumnya pastikan dulu kelengkapan yang disediakan hostel.
Selain itu, baca baik-baik tanggapan tamu yang pernah menginap.
Baca Juga: Tips Memilih dan Menginap di Airbnb, Alternatif Penginapan Saat Liburan Selain Hotel dan Hostel
5. Kebersihan
Murah bukan berarti jorok, terutama urusan tempat tidur dan kamar mandi.
Baca review baik-baik soal ranjang. Apalagi bila berlibur di Eropa di mana sempat wabah kutu busuk.
Sebaiknya bawa kain alas tidur seperti sarung atau kain bali untuk berjaga-jaga bila sprei kotor.
Bila penginapannya bertingkat, pastikan di setiap lantai ada kamar mandi dan toilet.***
Artikel Terkait
Backpacker Pemula, Jangan Lakukan Kesalahan Ini untuk Menghindari Kerepotan Sendiri
Memahami Gaya Perjalanan yang Berbeda antara Backpacker dan Traveller, Kamu Pilih Mana?
5 Kota di Asia dengan Biaya Hidup yang Lebih Murah dari Jakarta, Backpacker Pun Tidak Perlu Takut Kehabisan Uang
Tidak Semua Mahal, Biaya Hidup di 5 Kota di Australia Ini Masih Mungkin Dijangkau Turis Backpacker Indonesia
Tidak Perlu Takut Kemahalan, Harga di Tempat Makan Murah di Orchard Road Ini Sudah Disesuaikan Budget Backpacker
Perjalanan Khao San Road, Bangkok, Hingga Kini Menjadi Daerah Penginapan Turis Backpacker