Museum Sangiran: Wisata Sejarah yang Dinobatkan Sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 7 Desember 2024 | 20:45 WIB
Museum Sangiran, situs Warisan Budaya Dunia UNESCO di Jawa Tengah. (tripadvisor.com)
Museum Sangiran, situs Warisan Budaya Dunia UNESCO di Jawa Tengah. (tripadvisor.com)

Kabar BUMN - Museum Sangiran, yang terletak di Jawa Tengah, bukan hanya sekadar destinasi wisata, tetapi juga tempat yang menyimpan banyak sejarah manusia purba.

Situs ini diakui sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO pada tahun 1996, berkat kekayaan temuan arkeologi yang mengungkap banyak hal tentang evolusi manusia.

Mengunjungi museum ini memungkinkan kamu untuk menjelajahi jejak-jejak kehidupan manusia purba yang telah ada lebih dari 1 juta tahun yang lalu.

Baca Juga: Wayang Orang Kembali Hadir di Museum Sonobudoyo, Sajian Seni dengan Tiket yang Ramah di Kantong

Pengelolaan yang Terencana dengan Baik

Situs Sangiran dikelola oleh Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran. Dengan adanya kerja sama antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat, pengelolaan situs ini semakin terorganisir dengan baik.

Sangiran dibagi menjadi beberapa klaster, seperti Klaster Krikilan yang berfungsi sebagai pusat kunjungan, serta Klaster Dayu, Bukuran, Ngebung, dan Museum Manyarejo.

Baca Juga: 7 Tempat Wisata di Kota Yogyakarta yang Cocok untuk Foto Prewedding

Selain itu, pengelolaan jangka panjang mencakup penelitian, perlindungan, dan pemanfaatan situs.

Situs yang Menyimpan Jejak Evolusi Manusia

Sangiran bukan hanya sekadar situs arkeologi, tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan panjang evolusi manusia.

Baca Juga: 7 Jajanan Unik Thailand yang Cocok Dijadikan Oleh-Oleh

Lebih dari 100 fosil Homo erectus ditemukan di situs ini, yang merupakan setengah dari total fosil Homo erectus di dunia.

Selain itu, fosil-fosil ini berasal dari periode Pleistosen, sekitar 1,5 juta hingga 0,4 juta tahun yang lalu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini