Lebih Dalam Tentang Budaya dan Keindahan Polinesia yang Jadi Inspirasi Film Animasi Moana 2

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 8 Desember 2024 | 11:30 WIB
Keindahan alam di kawasan yang menjadi bagian pulau-pulau Polinesia di Oseania. (acepeak.ai)
Keindahan alam di kawasan yang menjadi bagian pulau-pulau Polinesia di Oseania. (acepeak.ai)

Kano tradisional masyarakat Polinesia panjangnya 18 meter dan bisa menampung 24 orang.

Namun di dalam film Moana digambarnya dalam ukuran yang lebih kecil.

Masyarakat Polinesia juga percaya mereka tidak akan tenggelam karena dilindungi Dewa Laut.

Baca Juga: 5 Kota di Dunia yang Menampilkan Atraksi Kembang Api Termegah Saat Tahun Baru

Salah satu resort mewah di lautan Tahiti. (tripadvisor.com)

Keramik Lapita
Salah satu kerajinan seni yang muncul dalam Moana 2 adalah keramik lapita.

Dipercaya kerajian membuat keramik ini sudah ada sejak 3.000 tahun yang lalu.

Sebuah keramik lapita pernah ditemukan di Vanuatu berumur 3.000 tahun.

Baca Juga: Tidak Tutup, Masih Banyak Museum Virtual yang Tetap Dibuka, Ini Rekomendasi yang Terbaik di Seluruh Dunia

Tradisi membuat keramik dilakukan masyakat Polinesia di Kaledoni Baru, Pulau Solomon, Samoa, dan Tonga.

Ciri khas keramik lapita adalah motif geometris yang menghiasi permukaan keramik.

Kadang juga ditambah dengan motif hewan dan manusia.

Baca Juga: Jembatan dengan Arsitektur Indah dan Teknologi Unik yang Paling Terkenal di Dunia

Kaya wisata alam
Pulau-pulau di Polinesia dipenuhi pemandangan alam cantik, terutama di daerah pantai yang memiliki ombak besar.

Pulau di Polinesia jadi incaran pecinta surfing.

Tahiti bahkan pernah jadi tempat berlangsungnya Olimpiade 2024 untuk cabang olahraga surfing.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: familysearch.org

Tags

Artikel Terkait

Terkini