Kano tradisional masyarakat Polinesia panjangnya 18 meter dan bisa menampung 24 orang.
Namun di dalam film Moana digambarnya dalam ukuran yang lebih kecil.
Masyarakat Polinesia juga percaya mereka tidak akan tenggelam karena dilindungi Dewa Laut.
Baca Juga: 5 Kota di Dunia yang Menampilkan Atraksi Kembang Api Termegah Saat Tahun Baru
Keramik Lapita
Salah satu kerajinan seni yang muncul dalam Moana 2 adalah keramik lapita.
Dipercaya kerajian membuat keramik ini sudah ada sejak 3.000 tahun yang lalu.
Sebuah keramik lapita pernah ditemukan di Vanuatu berumur 3.000 tahun.
Baca Juga: Tidak Tutup, Masih Banyak Museum Virtual yang Tetap Dibuka, Ini Rekomendasi yang Terbaik di Seluruh Dunia
Tradisi membuat keramik dilakukan masyakat Polinesia di Kaledoni Baru, Pulau Solomon, Samoa, dan Tonga.
Ciri khas keramik lapita adalah motif geometris yang menghiasi permukaan keramik.
Kadang juga ditambah dengan motif hewan dan manusia.
Baca Juga: Jembatan dengan Arsitektur Indah dan Teknologi Unik yang Paling Terkenal di Dunia
Kaya wisata alam
Pulau-pulau di Polinesia dipenuhi pemandangan alam cantik, terutama di daerah pantai yang memiliki ombak besar.
Pulau di Polinesia jadi incaran pecinta surfing.
Tahiti bahkan pernah jadi tempat berlangsungnya Olimpiade 2024 untuk cabang olahraga surfing.
Artikel Terkait
Mirip Hutan Fangorn di Film The Lord of the Rings, Hutan Trembesi Ini Jadi Tujuan Wisata Alam Favorit di Banyuwangi
Terowongan Juliana yang Ikut Naik Daun Sejalan Meledaknya Film Siksa Kubur
5 Hanok Terbaik di Seoul, Rumah Tradisional Korea yang Banyak Muncul di Film dan Drama
4 Lokasi Syuting Film Deadpool and Wolverine yang Sedang Memukau Banyak Pasang Mata
Kamu Suka Masak? Ini Rekomendasi Film yang Layak Ditonton!
Tempat-tempat Wisata untuk Dikunjungi Saat Berada di Taiwan, Salah Satunya Jadi Inspirasi Film Ghibli