Kabar BUMN - Saat jalan-jalan di Surabaya bisa ditemukan uniknya Kampung Ketandan.
Kampung Ketandan merupakan salah satu kampung tertua yang tetap bertahan hingga kini.
Di antara modernisasi kota, Kampung Ketandan masih mempertahankan arsitektur tradisionalnya.
Pemerintah setempat pun telah menobatkan kampung ini sebagai kampung wisata.
Baca Juga: Sewa Hiace di Surabaya: Pilihan Tepat untuk Wisata dan Transportasi Rombongan
Bekas lahan makam
Kampung Ketandan berlokasi di antara Jalan Tunjungan, Praban, Embong Malang, dan Blauran.
Di tahun 1940-an kampung ini daerah pemakaman Tionghoa.
Beberapa meter di dekatnya sudah perkampungan warga, termasuk dari etnis Tionghoa.
Salah satu tempat terkenal dan sering dikunjungi di sini, makam kuno Mbah Buyut Tondo.
Baca Juga: Wisata Religi Surabaya, Ini Rekomendasi Vihara yang Cocok Kamu Kunjungi
Mbah Buyut Tondo merupakan tokoh babat alas yang dihormati pada zaman dulu.
Ia dipercaya hidup jauh sebelum terbentuknya pemukiman di Kampung Ketandan.
Di depan pintu masuk ke makam tampak gapura bergaya zaman Majapahit serta pendopo.
Setiap tanggal 1 Suro pemakaman ini ramai dikunjungi peziarah.
Baca Juga: Kuliner Halal di Pecinan Surabaya, Sudah Terpercaya Jadi Jangan Ragukan Kelezatannya
Artikel Terkait
5 Kampung Adat di Jawa Barat, Unik dan Memiliki Sejarah Panjang
Jelajah Kampung Peneleh, Kampung Tertua di Surabaya yang Menyimpan Banyak Kisah dan Sejarah
4 Kampung Unik di Solo dengan Latar Belakang dan Kisahnya Masing-masing
Yuk, Wisata Edukatif di Kampung Batu Malakasari, Indahnya Alam Bekas Tambang!
Kaya Budaya! Yuk, Kunjungi Wisata Sadaeng Kampung Budaya Tengger
Destinasi Akhir Tahun Seru, Yuk Kunjungi Kampung Turis Pangandaran!