Baca Juga: Libur Imlek 2025: Ini Hal-hal Seru yang Bisa Kamu Lakukan
2. Kelenteng Da Bo Gong
Kelenteng ini dikenal juga dengan nama Vihara Bahtera Bhakti atau Kleteng Ancol.
Nama Da Bo Gong diambil dari nama dewa tanah dan dibaktikan untuk dewa tersebut.
Kelenteng menjadi cagar budaya yang dilindungi.
Ada dua versi tahun pendiriannya.
Baca Juga: 6 Kawasan Pecinan di Indonesia yang Wajib Dikunjungi Saat Libur Imlek 2025
Pertama, 1650 atas perintah Lim Teng Tjauw, seorang Kapiten Tiongkok.
Kedua, tahun 1425 dan diwariskan secara turun temurun untuk memuja Sam Po Soei Soe.
Kelenteng ini unik karena tidak berpakem yang sama dengan kelenteng lain di Jawa.
Kelenteng Da Bo Gong beralamat di jalan Pantai Sanur V, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.
Baca Juga: Ragam Kuliner Khas Imlek dan Makna Filosofis di Baliknya
3. Kelenteng Dewi Samudra
Kelenteng yang berada di kawasan Pekojan ini didirikan tahun 1784 oleh keluarga Lim, seorang petinggi Mazu.
Awalnya merupakan kelenteng keluarga dan kemudian dibuka untuk umum.
Kelenteng yang dikenal juga dengan nama Tian Hou Gong ini dibangun untuk menghormati Dewi Mazu Po.
Baca Juga: Inspirasi Hadiah Imlek untuk Rekan Kerja: Praktis, Elegan, dan Bermakna
Dewi ini dipercaya pelindung para perantau Tionghoa.
Artikel Terkait
5 Wisata Religi ke Lombok, Tak Hanya Masjid
5 Rumah Ibadah yang Sering Menjadi Tujuan Wisata Religi di Jakarta
4 Desa Wisata Religi di Indonesia, ke Sini Jadi Kesempatan Liburan Sekalian Beribadah Atau Sebaliknya
Daftar Destinasi Wisata Religi di Demak: Jejak Spiritual dan Sejarah Islam
Wisata Religi Surabaya, Ini Rekomendasi Vihara yang Cocok Kamu Kunjungi