Sejarah dan Fakta Menarik Angpau, Amplop Merah yang Selalu Dinantikan di Hari Imlek

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 27 Januari 2025 | 11:30 WIB
Ilustrasi. Ada makna khusus dalam penggunaan amplop merah untuk amplop angpau.   (Freepik/evening_tao)
Ilustrasi. Ada makna khusus dalam penggunaan amplop merah untuk amplop angpau. (Freepik/evening_tao)

Kecuali misalnya pada saat upacara kematian.

Bukan berwarna merah, amplop yang digunakan berwarna putih.

Baca Juga: 5 Tradisi yang Selalu Menyempurnakan Perayaan Imlek, Selain Membagikan Angpau

4. Diberikan pada yang masih lajang
Ada aturan khusus pemberian angpau, yakni yang sudah menikah wajib memberikan angpau.

Angpau diberikan pada adik, sepupu, keponakan, yang lebih tua dan belum menikah.

Tetapi anak yang sudah menikah tetap bisa menerima angpau dari orang tuanya.

Jumlah uang dalam amplop tidak boleh diisi dengan bilangan ganjil, harus genap.

Baca Juga: 32 Tahun Sempat Dilarang, Begini Sejarah Perayaan Imlek Sampai Akhirnya Jadi Hari Libur Nasional

Angka ganjil dipercaya sebagai uang belasungkawa yang hanya diberikan saat upacara pemakaman.

Hindari juga angka 4 karena dianggap angka sial.

Jadi jangan memberi uang angpau dengan jumlah Rp40.000 atau Rp400.000.

Angpau harus diberikan langsung pada yang bersangkutan. Tidak boleh dititipkan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini