4 Manfaat Terapi Air Dingin Bagi Tubuh, Bisa Hilangkan Rasa Lelah hingga Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Photo Author
Winda Wahdania, Kabar BUMN
- Minggu, 30 April 2023 | 13:00 WIB
Ilustrasi manfaat terapi air dingin bagi tubuh (Farooq Khan/Pexels)
Ilustrasi manfaat terapi air dingin bagi tubuh (Farooq Khan/Pexels)

Kabar BUMN - Air dingin memiliki banyak manfaat bagi tubuh terutama untuk kesehatan baik mental maupun fisik.

Terapi air dingin juga busa membantu melawan stres, depresi hingga kekurangan energi.

Terapi air dingin atau hidroterapi biasanya dilakukan dengan cara berendam ke dalam air yang memiliki suhu tidak lebih dari 15 derajat Celcius.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Minggu, 30 April 2023 di Seluruh Wilayah Indonesia: Hujan Ringan Turun Pada Siang Hari

Air dengan suhu yang sangat dingin akan membuat tubuh kaget pada awalnya, kemudian tubuh akan menyesuaikan diri.

Sebuah laporan yang diterbitkan di New York Times mengungkap bahwa terapi air dingin bisa membantu mengatur ulang kimia otak.

Metode ini juga bisa memanfaatkan dopamin kimia otak yang menyenangkan dan mengurangi kadar kortisol (hormon stres), yang meredakan stres.

Baca Juga: Resep Fuyunghai Ayam yang Enak dan Praktis Ala Chinese Resto

Dikutip dari Medical Daily, berikut manfaat terapi air dingin:

1. Mengurangi peradangan

Air dingin terbukti dapat mengurangi peradangan dalam tubuh, yang bisa membalikkan segala jenis rasa sakit dan juga menenangkan otot.

Hal tersebut dikarenakan syok dingin dapat menurunkan kadar interleukin 1 beta (IL-1β) , molekul pemberi sinyal yang memicu peradangan.

2. Meningkatkan sirkulasi

Air dingin bisa meningkatkan sirkulasi darah dengan menyempitkan pembuluh darah serta mengeluarkan sisa metabolisme, sehingga memasok jaringan otot dengan darah segar yang kaya oksigen.

Baca Juga: WhatsApp Memperkenalkan Fitur Baru, Satu Akun Bisa Menautkan 5 Perangkat Sekaligus

3. Meningkatkan energi

Air dingin bisa membuat pelepasan adrenalin dimana hal tersebut mampu meningkatkan tingkat energi, fokus dan menghilangkan kelelahan.

4. Meningkatkan sistem kekebalan

Dalam studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Plos One mengungkapkan bahwa air dingin berdampak positif pada kekebalan.

Namun perlu diingat juga beberapa risiko yang terkait dengan paparan air dingin seperti hipotermia, aritmia, dan serangan jantung.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga sesi terapi dingin Anda singkat dan mengikuti panduan medis yang tepat sebelum memilihnya.

Mandi air dingin tidak boleh lebih dari 15 menit, kata John Gallucci , koordinator medis Major League Soccer, menurut Everyday Health.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Winda Wahdania

Sumber: Medical Daily

Tags

Artikel Terkait

Terkini