- Takbiratul ihram.
- Membaca doa iftitah.
- Melakukan takbir tambahan tujuh kali, dengan membaca:
Subhānallāh walhamdulillāh wa lā ilāha illallāhu wallāhu akbar wa lā hawla wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘azhim.
- Membaca surat Al-Fatihah, dilanjutkan dengan Surat Al-A'la (disunnahkan).
- Rukuk, i‘tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kembali seperti salat biasa.
- Sebelum berdiri untuk rakaat kedua, duduk sejenak dengan durasi bacaan subhanallah.
Baca Juga: Undi-Undi Hepi Telkomsel Hadir Lagi! Rebut Kesempatan Menangkan Mobil, Motor, hingga Gadget Canggih
3. Tata Cara Rakaat Kedua
- Takbir sebanyak lima kali, dengan bacaan yang sama seperti pada rakaat pertama.
- Membaca surat Al-Fatihah, dilanjutkan dengan Surat Al-Ghasyiyah (disunnahkan).
- Rukuk, i‘tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kembali.
- Duduk tasyahhud akhir, membaca tasyahhud, lalu mengakhiri salat dengan salam.
4. Sunnah Setelah Salat Idulfitri
- Disunnahkan untuk berkhutbah jika salat dilakukan secara berjamaah di rumah. Namun, khutbah tidak wajib.
- Perbanyak takbir dan zikir setelah salat sebagai bentuk syukur atas datangnya Hari Raya Idulfitri.
Baca Juga: SIG Bersama Kementerian BUMN Hadirkan Sobat Aksi Ramadan, Bangun Kepedulian Sosial dan Kebersamaan
Salat Idulfitri di rumah tetap memberikan makna spiritual yang dalam jika dilakukan dengan penuh keikhlasan.
Semoga ibadah ini diterima dan semakin menyempurnakan kebahagiaan Idulfitri kita.***
Artikel Terkait
Bacaan Doa Niat Puasa Ramadan Beserta Artinya dalam Bahasa Indonesia, Ini Waktu yang Tepat untuk Mengucapkannya
Niat Sholat Tarawih: Sunnah Berkah yang Sayang Dilewatkan
Bacaan Niat Sahur dan Berbuka Puasa Lengkap dengan Artinya, Persiapan Sambut Ramadhan 2025
Niat Puasa Ramadhan: Kapan Sebaiknya Diucapkan?
Sholat Idul Fitri: Sunnah yang Penuh Berkah, Ini Niat dan Cara Melaksanakannya