Awalnya hanya seperti timbunan pasir, secara perlahan pulau naik ke permukaan.
Keberadaannya sering timbul tenggelam akibat banjir rob yang sering melanda daerah tersebut.
Namun, sekitar bulan Oktober 2023 pulau ini akhirnya benar-benar muncul ke permukaan.
Baca Juga: Benteng-benteng Peninggalan Belanda yang Masih Berdiri Kokoh di Jawa Tengah
Penahan abrasi
Keberadaan pulau ini tidak hanya mengejutkan tapi juga menguntungkan bagi warga setempat.
Pasalnya ketika hujan lebat, Pulau Arnavat menahan abarasi sehingga perkampungan di sekitarnya tidak terkena banjir rob.
Untuk menjaga lingkungan di pulau, pemerintah setempat bahkan menanam mangrove.
Di pulau ini orang bisa melihat hamparan sungai dan pemandangan hutan mangrove.
Baca Juga: Cegah Abrasi dengan Tanaman Mangrove
Ombak di sekitar pulau pun terbilang tenang sehingga bisa digunakan untuk bermain air.
Orang yang berkunjung ke sini sering juga kamping saat akhir pekan.
Kebanyakan sengaja datang sore hari untuk menikmati matahari terbenam.
Saat ini Pulau Arnavat masih terus dikembangkan dan fasilitasnya dilengkapi.
Baca Juga: 10 Tempat Wisata Terbaik di Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi, Dijamin Seru!
Belum ada penjual makanan di sini, jadi harus membawa perbekalan makanan dan minuman sendiri.
Untuk tiket masuk masih gratis. Cukup membayar parkir di dermaga Desa Surodadi.
Juga membayar sewa perahu sampai ke pulau dengan harga bervariasi, sesuai tawar-menawar.***
Artikel Terkait
Pesona Kehe Daing, Laguna Biru nan Tenang yang Tersembunyi di Pulau Kakaban
Uniknya Wisata di Pulau Enggano, Menantikan Kehadiran Lumba-lumba untuk Kencan Singkat Tak Terlupakan
Nusa Kutu, Pulau Kecil nan Eksotis yang Bisa Dikunjungi Hanya Saat Laut Surut
Menikmati Sunset di Pulau Merah, Tempat Wisata Terbaik di Banyuwangi untuk Meninkmati Senja
Pernah Didatangi Putri Diana, Air Terjun Ini Bikin Kamu Ingin Segera ke Pulau Moyo
Bukan Merauke, Ini Pulau di Paling Ujung Timur Indonesia, Ombaknya pun Datang dari Samudra Pasifik