Drone dan Harapan Baru di Everest: Mengganti Risiko dengan Teknologi

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 23 April 2025 | 22:00 WIB
Ilustrasi - Drone hadir sebagai solusi baru di Everest, bantu logistik, kurangi risiko Sherpa, dan bawa harapan baru bagi masa depan pendakian ekstrem. (Freepik/wirestock)
Ilustrasi - Drone hadir sebagai solusi baru di Everest, bantu logistik, kurangi risiko Sherpa, dan bawa harapan baru bagi masa depan pendakian ekstrem. (Freepik/wirestock)

Kabar BUMN - Mendaki Gunung Everest selalu menjadi simbol petualangan dan tantangan ekstrem.

Namun di balik keindahannya, ada risiko besar yang ditanggung para Sherpa dan pendaki.

Kini, teknologi drone hadir membawa harapan baru untuk mengurangi bahaya dan meningkatkan efisiensi dalam ekspedisi ke atap dunia ini.

Baca Juga: Kolaborasi dengan Inggris, Anak Usaha Brantas Abipraya Bangun PLTM Pandanduri untuk Sokong Masa Depan Energi Hijau

Transformasi Peran Drone dalam Pendakian

Musim pendakian tahun 2025 menjadi saksi peran penting drone dalam logistik dan keselamatan di Everest.

Dengan kemampuan menempuh jarak 2,9 km antara Base Camp dan Camp One dalam hanya tujuh menit, drone telah menggantikan perjalanan berat Sherpa yang biasanya memakan waktu hingga tujuh jam.

Baca Juga: Lokasinya di Bekasi, Tapi Tempat Makan Legendaris Ini Sajikan Kuliner yang Autentik Betawi

Perlengkapan seperti tangga, tali, tabung oksigen, hingga obat-obatan kini bisa dikirim dengan cepat dan aman ke titik-titik krusial.

Menjawab Tantangan Medan Ekstrem

Meski potensinya besar, mengoperasikan drone di lingkungan Everest bukan perkara mudah. Udara tipis, suhu beku, dan cuaca tak menentu menjadi hambatan utama.

Baca Juga: Pertamina EP Sangasanga Field Raih Rekor Produksi Minyak Harian Tertinggi dalam 7 Tahun Terakhir, Capai 6.334 BOPD

Selain itu, biaya operasional juga tinggi—dari pembelian drone seharga puluhan ribu dolar hingga kebutuhan bahan bakar untuk mengisi daya baterai karena ketiadaan listrik di Base Camp.

Namun, setelah sebulan pengujian medan, tim dari Airlift Technology berhasil mengatasi berbagai kendala tersebut.

Meringankan Beban Fisik dan Mental Sherpa

Baca Juga: Tahun Ini, PTPN IV Regional III Siapkan 800 Ribu Bibit Sawit Unggul Bersertifikat

Para Sherpa seperti Dawa Janzu, yang bertugas di jalur berbahaya seperti Khumbu Icefall, merasakan langsung manfaat kehadiran drone.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini