6 Jalur Pendakian Terindah di Pulau Jawa yang Jadi Favorit para Pendaki

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 28 April 2025 | 14:00 WIB
Ranu Kumbolo, danau yang jadi spot camping favorit para pendaki Gunung Semeru. (wonderfulimages.kemenparekraf.go.id)
Ranu Kumbolo, danau yang jadi spot camping favorit para pendaki Gunung Semeru. (wonderfulimages.kemenparekraf.go.id)

Kabar BUMN - Pulau Jawa tak hanya dikenal dengan kota-kota besar dan warisan budayanya, tetapi juga memiliki jajaran gunung dengan jalur pendakian yang menakjubkan.

Bagi para pecinta alam, mendaki gunung di Pulau Jawa adalah pengalaman yang penuh tantangan sekaligus menawarkan panorama luar biasa.

Berikut beberapa jalur pendakian terindah yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda:

Baca Juga: Pendakian Gunung Gede Pangrango Kembali Dibuka, Pendaki Diminta Jauhi Kawah Wadon

1. Gunung Semeru, Jawa Timur

Ranu Kumbolo, danau yang jadi spot camping favorit para pendaki Gunung Semeru. (wonderfulimages.kemenparekraf.go.id)

Sebagai puncak tertinggi di Pulau Jawa, Gunung Semeru (3.676 mdpl) menyuguhkan jalur pendakian yang menantang sekaligus memukau.

Ranu Kumbolo, sebuah danau jernih di tengah perjalanan, menjadi oase yang ikonik sebelum melanjutkan pendakian menuju puncak Mahameru.

Sunrise dari puncak Semeru disebut-sebut sebagai salah satu yang paling magis di Indonesia.

Baca Juga: 5 Gunung Terpopuler di Dunia yang Paling Banyak Dituju Pendaki, Termasuk yang Amatir, Sehingga Overtourism

2. Gunung Prau, Jawa Tengah

Gunung Prau, salah satu destinasi wisata di Temanggung untuk menikmati lautan awan. (Instagram/@pendakisunyi.id)

Bagi pendaki pemula atau mereka yang ingin menikmati sunrise spektakuler dengan jalur yang relatif ringan, Gunung Prau (2.565 mdpl) adalah pilihan tepat.

Dari puncaknya, lautan awan berpadu dengan siluet megah Gunung Sindoro, Sumbing, Merbabu, hingga Merapi menghadirkan panorama yang tak terlupakan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini