Kabar BUMN - Penuhi minat orang untuk kulineran di pasar, pemkot Semarang menawarkan Pasar Gang Baru.
Pasar Gang Baru merupakan pasar tradisional yang dikembangkan untuk destinasi kuliner.
Bagi warga Semarang, nama Pasar Gang Baru sudah tidak asing lagi karena sudah berdiri sejak 1740.
Lokasinya di kawasan Pecinan, letaknya di depan Klenteng Siuk Hok Bio.
Baca Juga: Hunting Hotel Mewah Bintang 5 di Semarang? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Staycation
Pasar Gang Baru berdiri karena terjadinya peristiwa Geger Pecinan tahun 1740.
Di peristiwa ini terjadi pembunuhan massal 10 ribu Tionghoa di kota-kota seperti Batavia dan Semarang oleh VOC.
Setelah peristiwa ini gerak-gerak etnis Tionghoa dibatasi dan mereka ditempatkan di kawasan Pecinan.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga Tionghoa lalu mengundang pribumi untuk berjualan di Gang Baru.
Baca Juga: Warga Semarang Harus Tau, Ada Pasar Rakyat di Stasiun Tuntang, Banyak Takjil yang Bisa Diburu!
Jualan di depan halaman
Berbeda dengan pasar tradisional lainnya. Pasar Gang Baru tidak memiliki bangunan permanen.
Sejak 200 tahun lalu pedagang berjualan menggunakan halaman rumah orang atau di pinggir jalan gang sempit.
Ada sekitar 200-400 penjual di sepanjang Gang Baru.
Baca Juga: 4 Tempat Kuliner Terkenal di Pecinan Semarang yang Semakin Ramai di Masa Imlek
Artikel Terkait
4 Pasar Tradisional Tertua di Indonesia, Usianya Jauh Lebih Tua dari Usia Kemerdekaan Indonesia
5 Tempat makan di Daerah Santa, Kebayoran, Beberapa Buka di Sekitar Pasar Tradisional yang Hits
Tidak Hanya Pasar Beringharjo, Pasar Tradisional di Yogyakarta Ini Juga Lokasi Tepat Berburu Kuliner
4 Pasar Tradisional yang Telah Ditambahkan dengan Area Kuliner dan Tempat Toko-toko Kekinian
Pasar Tradisional di Surabaya yang Banyak Dituju Orang untuk Wisata Kuliner