Kabar BUMN – Mengajarkan anak tentang makna kurban sejak dini menjadi langkah penting dalam membentuk karakter religius dan sosial.
Tak sekadar ritual tahunan, ibadah kurban menyimpan pelajaran besar tentang empati, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.
Psikolog anak dan keluarga, Nurul Hidayati, mengatakan bahwa anak-anak bisa mulai diperkenalkan dengan konsep kurban sejak usia prasekolah.
Baca Juga: Wisata ke Bodh Gaya, India, Tempat Sang Buddha Mencapai Pencerahan Setelah Pengembaraan Panjang
Anak usia 4-5 tahun sudah bisa memahami makna berbagi, dan itu bisa menjadi pintu masuk mengenalkan kurban.
Berikut panduan praktis mengajarkan anak berkurban sejak dini:
Baca Juga: Danareksa Buka Lowongan Magang BUMN, Simak Posisi dan Kualifikasi yang Dibutuhkan
1. Ceritakan Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail
Mulailah dengan mendongengkan kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Cerita ini bisa disampaikan dengan bahasa sederhana dan penuh ekspresi agar mudah dipahami.
Gunakan buku bergambar atau video animasi islami untuk menambah daya tarik.
2. Ajak Anak Menabung untuk Kurban
Libatkan anak dalam proses menabung sejak jauh hari.
Artikel Terkait
Wisata ke Bodh Gaya, India, Tempat Sang Buddha Mencapai Pencerahan Setelah Pengembaraan Panjang
Libur Panjang Waisak? Ini Serunya Atraksi dan Aktivitas Menarik di TMII!
Loker BUMN Penempatan Aceh: Dibutuhkan Staf Representatif Officer
GT World Challenge Asia 2025 Suguhkan Aksi Menegangkan di Mandalika, Pembalap Nasional dan Internasional Tampil Gemilang di Hari Ketiga
Danareksa Buka Lowongan Magang BUMN, Simak Posisi dan Kualifikasi yang Dibutuhkan