Di antaranya adalah International Kite Exhibition, kompetisi layang-layang dua dan tiga dimensi, tantangan Rokaku, hingga lomba layang naga yang menjadi favorit.
Festival ini juga dimeriahkan dengan panggung seni budaya dan kompetisi fotografi, menjadikannya sebagai ajang hiburan sekaligus edukasi budaya.
Baca Juga: Makanan Murah dan Lezat Penuntas Lapar yang Mudah Ditemukan di Convenience Store di Seoul
Peserta dari Berbagai Negara
JIKF 2025 akan diikuti oleh peserta dari berbagai negara, membuat festival ini semakin meriah dan penuh warna budaya.
Tidak hanya memamerkan layang-layang tradisional dari Indonesia, tetapi juga kreasi unik dari luar negeri. Hal ini menjadi bukti bahwa Jogja masih menjadi titik temu budaya yang kuat dan terbuka bagi berbagai ekspresi kreatif dari mancanegara. ***
Artikel Terkait
Pecah Rekor! Mandiri Jogja Marathon 2025 Tembus 9.200 Peserta dari 17 Negara
Bank Mandiri Gaungkan Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat “Looping for Life” di Mandiri Jogja Marathon 2025
Mandiri Jogja Marathon 2025 Dongkrak Konsumsi Lokal, Bank Mandiri Dorong Sport Tourism sebagai Motor Ekonomi Daerah
Wajib Masuk Wishlist Keluarga, Ini 5 Taman Ramah Anak di Jakarta hingga Jogja
Cuma di Jogja, Festival Balon Udara Super Aesthetic dengan Segudang Benefit Seru, Tiketnya Cuma Rp75 Ribu!