Jembatan Pedestarian Darul Hana
Jembatan ini berbentuk seperti huruf S yang unik.
Jembatan membelah Sungai Sarawak yang memisahkan antara Kuching bagian utara dan selatan.
Jembatan ini cukup panjang dan strategis untuk memandangi pinggir sungai.
Di malam hari lampu LED di Jembatan Pedestarian Darul Hana dinyalakan. Pemandangannya luar biasa.
Baca Juga: Ini yang Harus Dipersiapkan Saat Naik Perjalanan Kereta Malam atau Lebih dari Satu Hari
Astana
Diambil dari potongan kata istana, ini bangunan lama warisan kolonial Inggris yang dibangun tahun 1870.
Ini dibangun White Rajah, dinasti monarki dari Inggris yang berkuasa di Sarawak tahun 1841- 1946.
Pasangan kerajaan, Charles Brooke dan Renee Margaret membangun Astana sebagai tempat tinggalnya.
Saat ini Astana berfungsi sebagai rumah tinggal resmi Gubernur Sarawak.***
Artikel Terkait
Ragam Kuliner Peranakan yang Populer di Singapura dan Malaysia
Liburan Hemat di Malaysia: Menikmati Keindahan Tanpa Menguras Kantong
Pulau-pulau Kecil dan Terpencil di Malaysia, Perjalanan Wisata ke Sini Memungkinkan untuk Menyendiri Juga
Tempat Wisata di Ipoh, Malaysia, yang Belum Banyak Dilirik Orang Padahal Penuh Pesona
Mudah Ditemukan di Supermarket Malaysia, Kuliner Ini Bisa Diborong untuk Oleh-oleh
Wisata ke Entikong, Kalimantan Barat, Pesona Kecamatan yang Menjadi Daerah Perbatasan Indonesia dan Malaysia