Tempat Wisata di Kuching, Sarawak, Kota Perbatasan antara Indonesia dan Malaysia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 22 Juli 2025 | 18:30 WIB
Waktu terbaik untuk mengunjungi Kuching antara bulan April sampai Oktober. (budayaw.com/Jushiu Photography)
Waktu terbaik untuk mengunjungi Kuching antara bulan April sampai Oktober. (budayaw.com/Jushiu Photography)

Di malam hari lampu LED di Jembatan Pedestarian Darul Hana dinyalakan. Pemandangannya luar biasa. (henrisinurat.com)

Jembatan Pedestarian Darul Hana
Jembatan ini berbentuk seperti huruf S yang unik.

Jembatan membelah Sungai Sarawak yang memisahkan antara Kuching bagian utara dan selatan.

Jembatan ini cukup panjang dan strategis untuk memandangi pinggir sungai.

Di malam hari lampu LED di Jembatan Pedestarian Darul Hana dinyalakan. Pemandangannya luar biasa.

Baca Juga: Ini yang Harus Dipersiapkan Saat Naik Perjalanan Kereta Malam atau Lebih dari Satu Hari

Astana dibangun White Rajah, dinasti monarki dari Inggris yang berkuasa di Sarawak tahun 1841- 1946. (tripbucket.com)

Astana
Diambil dari potongan kata istana, ini bangunan lama warisan kolonial Inggris yang dibangun tahun 1870.

Ini dibangun White Rajah, dinasti monarki dari Inggris yang berkuasa di Sarawak tahun 1841- 1946.

Pasangan kerajaan, Charles Brooke dan Renee Margaret membangun Astana sebagai tempat tinggalnya.

Saat ini Astana berfungsi sebagai rumah tinggal resmi Gubernur Sarawak.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: malaysiaundercovered.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini