Kabar BUMN - Pasar tradisional telah menjadi salah satu tujuan wisata, terutama saat traveling ke luar negeri.
Di pasar tradisional mungkin membeli barang, cinderamata, dan oleh-oleh, yang berbeda dari tempat lain.
Harga jual di pasar tradisional juga cenderung lebih murah dari jaringan toko modern.
Di beberapa negara masih beroperasi pasar tradisional yang menjual satu jenis barang selama puluhan tahun.
Baca Juga: Magetan Rasa Norwegia, Telaga Sarangan Tawarkan Pemandangan Alam Bak di Luar Negeri
1. Via dei Presepi
Pasar ini berada di jantung kota Naples, Italia. Diperkirakan sudah beroperasi sekitar abad ke 18.
Tepatnya di jalan Presepi atau dalam bahasa setempat disebut Via dei Presepi.
Ini salah satu jalan tertua di Naples dan sudah lama menjadi pasar dengan barang dagangan khusus.
Baca Juga: Telaga Cempaka, Tempat Wisata Aesthetic yang Tersembunyi di Kebumen
Yakni, barang perayaan Natal, seperti patung Bunda Maria, gambar bayi Yesus di palungan, dan banyak lagi.
Sebagian besar merupakan produksi buatan tangan.
Sejak pertama buka, barang yang dijual di Via dei Presepi tidak pernah berubah.
Bahkan di sepanjang jalan ada toko yang merangkap workshop. Tempat ini biasanya ramai menjelang Natal.
Baca Juga: Tidak Semua Orang Boleh Mendaki Rinjani, Ini Dia Aturan Baru Pendakian Gunung Rinjani 2025!
Artikel Terkait
Wisata Belanja di Pasar Loak di Tokyo, Barang Berkualitas Dapat Dibeli dengan Harga Murah
3 Pasar Ikan di Jepang yang Direkomendasikan untuk Menikmati Sushi Segar Harga Pasar
4 Souq atau Pasar Tradisional di Riyadh, Arab Saudi, Surganya Barang Murah
4 Pasar Tradisional di Bangkok yang Biasa Dikunjungi Turis, Surga Barang Murah
Pasar Buku Bekas Populer di Dunia, Buku-buku Langka Banyak yang Tersimpan dengan Rapi