Aturan lainnya, dilarang membuang sampah secara sembarangan.
Baca Juga: Napak Tilas ke Penjara yang Pernah Jadi Tempat Penahanan Pahlawan Nasional
Menikmati embun upas
Datang kapan saja, Padang Savana Pangonan menyuguhkan pemandangan memesona.
Di musim kemarau, hamparan rumputnya berubah menjadi warna cokelat kemerahan yang aestetik.
Sedikit mengingatkan pada padang savana di Sumba.
Baca Juga: Petualangan Seru di Museum dan Kampung Seni Borobudur, Nggak Cuma Lihat Artefak!
Sementara di musim penghujan, di antara rerumputan, bunga-bunga bermekaran dan tampak indah.
Karena posisinya di kaki gunung, udaranya juga dingin, bahkan ikut mengalami fenomena embun upas.
Semua hamparan rumputnya menjadi beku dan tertutup tetesan es.
Baca Juga: Perhatikan! Ini Jenis Pakaian yang Tidak Disarankan dalam Penerbangan
Pada saat tersebut banyak pelancong yang sengaja datang untuk mengabadikan keindahannya.
Biasanya mereka yang ingin menikmati embun upas akan kamping di sini. Tersedia areal kamping juga di sini.
Selain itu, Padang Savana Pangonan dekat ke beberapa lokasi wisata lainnya, seperti Kawah Sikidang.
Juga Telaga Warna yang berjarak sekitar 800 meter atau sekitar 15 menit berjalan kaki.***
Artikel Terkait
Wisata ke Desa Tertinggi di Pulau Jawa yang Berada d Dataran Tinggi Dieng, Desa Sembungan
Menikmati Kabut Putih dan Keindahan Alam di Kawah Sikidang Dieng
5 Alasan Mengapa Kamu Harus Wisata ke Dieng, Surga di Atas Awan!
Menapaki Lembah Dieng di Pasuruan, Lanskap Cekungan Hijau yang Sempat Viral di Medsos
Telaga Dringo, ‘Ranu Kumbolo’-nya Jawa Tengah yang Wajib Masuk Daftar Liburan ke Dieng
Menikmati Golden Sunrise di Bukit Scooter, Salah Satu Tempat Wisata Favorit di Dataran Tinggi Dieng