Aktivitas wisata yang paling populer di Sungai Telaga Waja adalah arung jeram.
Baca Juga: Desa Wisata Tinalah, Merasakan Hidup Desa di Tengah Era Modern
Dibandingkan Sungai Ayung, tingkat kesulitan di Sungai Telaga Waja lebih sulit.
Arusnya lebih deras dan lintasan arung jeramnya lebih panjang yaitu 16 kilometer.
Untuk arung jeram, pesertanya sering trekking dulu di daerah persawahan dan hutan di sekitarnya.
Di dekat sungai ini berdiri Pura Tegal Yeh Sah yang sering juga dijadikan sebagai tempat melukat.
Baca Juga: 5 Produk Makanan Indonesia yang Bisa Ditemukan di Supermarket di Amerika Serikat
3. Sungai Tukad Unda
Sungai aestetik ini berada di Desa Lebak Banjar, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung.
Dalam bahasa Bali tukad artinya sungai dan unda artinya berlapis-lapis.
Ini dikarenakan sungainya yang melintasi air terjun yang berlapis-lapis sehingga jatuhnya seperti tirai air panjang.
Baca Juga: Menyelami Pesona Taman Sari Jogja, Warisan Sejarah yang Masih Hidup
Pemandangan ini yang membuat Sungai Tukad Unda menjadi spot berfoto yang menarik.
Air terjun ini kemudian dibuat bendungan, dengan fungsi utama untuk mengairi lahan pertanian.
Karena pemandangan di sekitarnya yang indah, banyak orang datang berfoto dan bermain air.
Beberapa juga menjadikan tempat ini sebagai lokasi foto prewedding.
Baca Juga: Kriuk-kriuk Senbei, Camilan Jepang dari Bahan Beras dengan Beragam Rasa dan Bentuk
Artikel Terkait
Rekomendasi 5 Tempat Wisata Keluarga di Bali yang Ramah Anak dan Lansia, Dijamin Bikin Liburan Sekolah Makin Seru
Sunset di Bali Nggak Melulu Kuta, Ini Pantai yang Diam-diam Lebih Cantik
Bali Farm House, Wisata Ala Peternakan Eropa yang Tawarkan Suasana Adem Seperti di Swiss
Healing di Bali Bukan Cuma Pantai, Intip Serunya Atraksi di The Nusa Dua
Bangga Banget! Bali Masuk 3 Besar Pulau Terbaik Dunia versi Travel and Leisure 2025
Masih Sepi Pengunjung, Pantai Gunung Payung Cocok untuk Kabur Menenangkan Diri dari Keramaian Turis Bali