Vaksin Liburan dan Arti Pentingnya Saat Bepergian ke Negara Lain

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Sabtu, 6 September 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi. Jenis vaksin liburan ini beragam, tergantung dari aturan yang ditetapkan negara tersebut. (Pexels/Nataliya Vaitkevich)
Ilustrasi. Jenis vaksin liburan ini beragam, tergantung dari aturan yang ditetapkan negara tersebut. (Pexels/Nataliya Vaitkevich)

Vaksin yellow fever
Vaksin ini wajib dimiliki orang yang bepergian, terutama liburan ke Afrika dan Amerika Selatan.

Seperti Nigeria, Brazil, Peru, atau Afrika Selatan.

Vaksin yellow fever mencegah penyakt demam kuning yang ditularkan nyamuk.

Bila terkena, penyakit ini bisa merusak hati dan organ tubuh bagian dalam lainnya.

Baca Juga: Kesempatan Langka, Ikuti Nobar Gerhana Bulan Total Gratis di Planetarium Jakarta, Gimana Caranya?

Vaksin Tifoid
Vaksin tifoid direkomendasikan ke negara yang tingkat tifoidnya tinggi seperti India, Pakista dan Banglades.

Lakukan penyuntikan vaksin minimal 2 minggu sebelum berangkat.

Demam tifoid merupakan penyakit yang disebabkan bakteri salmonella typhi.

Biasanya bakteri ini banyak ada pada makanan dan minuman yang tidak higienis.

Baca Juga: Wisata Kuliner Jadi Magnet Utama, Indonesia Kini Masuk 5 Besar Favorit Asia

Vaksin hepatitis A
Vaksin ini disarankan bagi yang mau berlibur ke daerah yang tingkat sanitasi dan kebersihannya kurang baik.

Biasanya penyakit ini ditularkan lewat makanan dan minuman.

Apalagi bila berencana akan melakukan wisata kuliner mencicipi makanan lokal.

Lakukan penyuntikan vaksin antara 2-4 minggu sebelum berangkat.

Baca Juga: Promo September Ceria Hadir di Nimo Highland & Nimo Eye, Destinasi Keluarga Favorit Bandung

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: hellosehat.com, emcaretravelclinic.co.uk

Tags

Artikel Terkait

Terkini