Kabar BUMN - Gurun Pelawan Namang di Bangka Tengah dulunya sempat mencuri perhatian wisatawan karena tampilannya yang unik dan fotogenik.
Destinasi ini menyuguhkan hamparan tanah berwarna cokelat keemasan dengan bukit-bukit kecil menyerupai padang pasir.
Pesonanya terlihat seperti “gurun” di tengah Pulau Bangka.
Baca Juga: Transformasi Digital Berlanjut, ASDP Hadirkan Ferizy di Pelabuhan Tanjung Api-Api
Padahal, kawasan ini sejatinya merupakan bekas tambang timah yang terbentuk secara alami setelah lama ditinggalkan.
Tempat ini makin dikenal luas sejak banyak pengunjung mengunggah foto-foto ke media sosial sekitar tahun 2015.
Gurun Pelawan pun sempat menjadi destinasi favorit untuk berburu foto dan menikmati pemandangan alam yang berbeda dari biasanya.
Baca Juga: Pertamina NRE Terapkan Teknologi AI NOVA untuk Efisiensi dan Mitigasi Risiko Operasional
Sayangnya, seiring waktu, popularitas tempat ini mulai meredup.
Akses menuju lokasi kini cukup sulit, dan kondisi alamnya mulai kurang terawat.
Meski begitu, Gurun Pelawan Namang tetap menyimpan potensi besar untuk dikembangkan kembali sebagai destinasi wisata alam.
Baca Juga: Kota Aestetik di Dunia yang Terkenal dengan Bangunan Berwarna Khusus
Dengan pengelolaan dan reboisasi yang tepat, bekas tambang ini bisa kembali menjadi ikon wisata Bangka Tengah yang memadukan keindahan alam dan kisah pemulihan lingkungan.***
Artikel Terkait
Dibangun dari Telur dan Pasir, Benteng Tempilang di Bangka Mampu Melindungi Timah dari Penjarahan Bajak Laut
5 Rekomendasi Wisata Alam di Bangka Belitung: Pantai Pasir Putih hingga Danau Biru Tosca
Danau Kaolin, Bekas Tambang di Bangka Belitung yang Menjelma Jadi Tempat Wisata dengan Pemandangan Menakjubkan
Berburu Oleh-Oleh Khas Bangka di TINS Gallery, Pusat Produk UMKM Bernuansa Vintage
Pesona Pulau Tujuh: Petualangan Seru Menyusuri Raja Ampat Mini di Bangka dan Kepri