Kabar BUMN - Di antara sejumlah pura di Lombok, Pura Meru satu yang tertua dan terbesar.
Pembangunan Pura Meru dan sejumlah pura lain di Lombok seiring masuknya pedatang dari Bali di abad 17-18.
Adapun Pura Meru dibangun I Gusti Anglurah Made Karangasem pada tahun 1720.
Ia wakil dari Kerajaan Karangsem, Bali, yang tinggal di Pulau Lombok.
Di abad tersebut Kerajaaan Karangasem menguasai dan menaungi kerajaan-kerajaan kecil di sekitar Mataram, Lombok.
Pembangunan pura selain tempat ibadah juga bukti kekuasaan Kerajaan Karangasem tersebut.
Pembangunan pura didedikasi pada Dewa Brahma, Shiwa, dan Wisnu, tiga dewa utama umat Hindu.
Baca Juga: Rekomendasi Kafe dengan Konsep Roastery Slow Bar, Pengalaman Minum Kopi yang Lebih Personal
Pemujaan pada Gunung Semeru
Nama Meru diambil dari Gunung Semeru di Jawa Timur.
Para raja di Kerajaan Karangasem, yang bergelar Anak Agung, ini masih punya garis keturunan Kerajaan Singosari di Jawa Timur.
Bagi keturunan Singosari, Gunung Semeru adalah gunung yang dianggap suci para leluhurnya.
Baca Juga: Fakta Menarik Slow Bar, Tren Baru Menghidangkan Segelas Kopi dengan Konsep Lebih Lambat dan Personal
Artikel Terkait
Air Terjun Babak Pelangi di Lombok Tengah Punya Kolam Berbentuk Angka 8 yang Unik
Pesona Lombok Kian Mendunia Melalui Pertamina Grand Prix of Indonesia
Air Terjun Mangku Sakti, Permata Toska dari Jantung Lombok Timur
BRI Berdayakan Purna Pekerja Migran Indonesia di Lombok Lewat Pelatihan Kerajinan Bambu
Gili Kedis, Si Mini Eksotis yang Tawarkan Sensasi Pulau Pribadi di Lombok
4 Pura di Lombok Warisan Agama Hindu yang Terjaga dengan Baik