Kabar BUMN - Banyak orang yang ingin menikmati perjalanan laut, tetapi rasa mual dan pusing sering membuat pengalaman itu jadi kurang nyaman.
Kondisi mabuk laut biasanya muncul saat tubuh tidak mampu menyesuaikan diri dengan gerakan ombak yang terus berubah.
Meski begitu, ada banyak cara sederhana yang bisa kamu lakukan agar perjalanan di atas laut tetap menyenangkan.
Baca Juga: Semangat Hari Pahlawan, PLN Luncurkan Program Power Hero, Beri Diskon 50% Tambah Daya
Pahami Penyebab Mabuk Laut
Mabuk laut terjadi karena ketidaksinkronan antara apa yang kamu lihat dan apa yang dirasakan tubuhmu.
Mata mungkin melihat permukaan kapal yang tampak stabil, sementara telinga bagian dalam merasakan gerakan ombak yang tidak berhenti. Ketidaksesuaian sinyal inilah yang memicu mual, pusing, hingga keringat dingin.
Baca Juga: Standar Operasional Kian Tertata, Throughput Batubara PTP Nonpetikemas Cirebon Meningkat Konsisten
Pilih Posisi yang Tepat di Kapal
Letakkan dirimu di area yang paling sedikit bergerak, seperti bagian tengah kapal. Bagian ini cenderung lebih stabil dibandingkan haluan atau buritan yang sering naik turun mengikuti ombak.
Dengan posisi yang tepat, tubuhmu lebih cepat menyesuaikan diri dengan ritme laut.
Baca Juga: Destinasi Christmas Market Terbaik di Eropa, Hadirkan Pengalaman Libur Nataru yang Tak Terlupakan
Fokus pada Titik Stabil
Jika kamu mulai merasa pusing, pandanglah titik yang tidak bergerak, misalnya horizon. Melihat garis lurus di kejauhan membantu otak menyesuaikan persepsi gerakan dan mengurangi sensasi mual.
Hindari membaca atau menatap layar terlalu lama karena dapat memperparah gejala.
Baca Juga: Telkomsel Tebar Puluhan Hadiah Undi-Undi Hepi di Bulan November 2025, Ada Smartphone hingga Mobil
Gunakan Aromaterapi atau Permen Jahe
Jahe dikenal ampuh meredakan rasa mual, sehingga permen jahe atau teh jahe bisa sangat membantu.
Beberapa orang juga merasa lebih nyaman dengan aromaterapi seperti minyak peppermint atau lemon. Aroma segar dapat menenangkan tubuh dan mengurangi ketegangan.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.