Kabar BUMN - Gunung Api Purba Nglanggeran selalu memberi kejutan kecil bagi siapa pun yang baru pertama kali menginjakkan kaki di pintu masuknya.
Belum sempat mengatur napas, pendaki pemula langsung disambut tanjakan awal yang cukup menantang, sebuah “uji kelayakan” sebelum menikmati trek yang sebenarnya.
Meski begitu, jalurnya tetap aman, karena sudah dilengkapi kombinasi tangga, batu besar, lorong sempit, hingga tangga kayu yang tersusun rapi.
Baca Juga: November Jadi Momen Favorit Pengguna Telkomsel: Undi-Undi Hepi Hadir Lagi, Ayo Raih Hadiahnya
Gunung ini merupakan formasi batuan purba berusia lebih dari 60 juta tahun.
Dahulu berada di dasar laut, Nglanggeran terangkat ke permukaan setelah proses geologis panjang yang membentuk deretan batu raksasa khasnya.
Struktur bebatuan inilah yang kemudian menjadi jalur pendakian, memberikan pengalaman trek yang berbeda dibanding gunung-gunung lain di Yogyakarta.
Baca Juga: Lowongan Ventura Syariah Officer di Solo, Cek Kualifikasi dan Cara Daftarnya
Dengan ketinggian sekitar 700 mdpl, Nglanggeran termasuk ramah untuk pemula.
Waktu tempuh menuju puncak rata-rata hanya 50–60 menit, tergantung ritme masing-masing.
Saat malam atau menjelang sunset, beberapa titik trek juga memiliki lampu, membuat perjalanan tetap nyaman meski cahaya mulai redup.
Baca Juga: Goa Petruk, Pesona Karst yang Hanya Terlihat oleh Mereka yang Berani Masuk
Gunung Api Purba Nglanggeran berada di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, hanya sekitar 20 km dari pusat Kota Jogja.
Lokasinya yang dekat, sejarahnya yang panjang, dan treknya yang unik membuatnya jadi salah satu spot tracking favorit untuk pemula yang ingin mencoba pengalaman mendaki tanpa harus menempuh jarak jauh.***
Artikel Terkait
Tidak Terlalu Sulit, Gunung di Pulau Sumatra Ini Direkomendasikan bagi Pendaki Pemula
Pendakian Singkat Gunung Bismo Wonosobo, View Maksimal Effort Minimal
Tersembunyi di Kaki Gunung Salak, Curug Kiara Menawarkan Pesona Air Terjun Berair Jernih dan Perjalanan Menantang
Jangan Salah Lihat, “Asap” di Curug Ngebul Ini Bukan dari Gunung!
Menyapa Alam Lewat Langkah Pertama: Rekomendasi Gunung Ramah Pendaki Pemula di Pulau Jawa