Jadi Penyebab Kematian Tertinggi Perempuan Indonesia, Kanker Payudara Bisa Sembuh Asal Terdeteksi Sejak Dini

Photo Author
Winda Wahdania, Kabar BUMN
- Kamis, 25 Mei 2023 | 14:00 WIB
Ilustrasi kanker (Anna Shvets/pexels)
Ilustrasi kanker (Anna Shvets/pexels)

Namun perlu diingat bahwa tidak semua benjolan di payudara adalah kanker.

SADANIS sendiri dilakukan pemeriksaan oleh dokter yang kompeten.

Untuk menghindari kanker payudara, maka perlu menerapkan pola perilaku hidup sehat dan menghindari makanan pemicu kanker payudara, diantaranya daging merah yang dibakar, alkohol, gula, susu tinggi lemak dan produk olahannya, maupun daging yang sudah diproses.

Baca Juga: 8 Cara Mudah Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga

Sebelumnya, Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) melakukan sosialisasi deteksi dini kanker payudara di sejumlah lokasi. Salah satunya di SMA Taruna Nusantara, Magelang.

Ketua YKPI, Linda Agum Gumelar, mengingatkan penting bagi remaja perempuan mengetahui tentang skrining dan deteksi dini kanker payudara.

Perempuan perlu mengetahui bagaimana melakukan langkah kesehatan dengan melakukan mamografi pada usia di atas 40 tahun.

Dengan literasi kesehatan yang tepat, maka akan lahir generasi muda Indonesia yang sehat lahir dan batin.

Generasi muda juga perlu menerapkan perilaku hidup sehat sesuai dengan himbauan pemerintah yakni cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin beraktivitas fisik, diet yang sehat dan seimbang, istirahat yang cukup, dan kelola stres atau (CERDIK).

Pada kepengurusan YKPI ini ada 12 orang ibu yang penyintas kanker payudara dan mereka tetap bertahan bisa melakukan aktivitas serta mendampingi suami serta anak-anak. Kuncinya adalah ditemukan dalam stadium awal dan mengikuti tahapan-tahapan pengobatan secara medis. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Winda Wahdania

Sumber: Nibros Hassani

Tags

Artikel Terkait

Terkini