Biaya yang mahal, perjalanan yang jauh dan panjang, sepadan dengan kesempurnaan ibadah yang dijalaninya.
Baca Juga: 6 Rukun Haji yang Wajib Dilaksanakan Jamaah Saat di Tanah Suci
Dari sejak itu, ibadah haji jadi semakin penting bagi umat Muslim. Ibadah haji juga menjadi satu statement tersendiri bagi mereka yang telah pergi ke Tanah Suci.
Itu pula yang mendorong orang yang sudah berhaji menyematkan gelar di depan namanya. Gelar haji atau hajjah menjadi satu bukti perjuangan ibadah dan status sosial yang tinggi nilainya.
Perspektif kolonial
Perjalanan pedagang dan ulama ke Mekkah bersamaan dengan kedatangan bangsa Eropa ke Nusantara.
Baca Juga: 6 Larangan di Masjidil Haram yang Tak Boleh Dilanggar Jamaah Haji
Mereka yang awalnya ingin berdagang, pada akhirnya ingin berkuasa, dan ternyata juga ingin menyingkirkan Islam dari Nusantara.
Perjalanan ke Mekkah menemui hambatan baru. Meskipun begitu, orang Nusantara yang ingin menunaikan ibadah tetap tidak terbendung.
Tidak seperti sekarang, dahulu, ulama dan orang yang menunaikan ibadah haji bisa berbulan bahkan bertahun-tahun. Di sana mereka membentuk komunitas orang Nusantara.
Baca Juga: Jamaah Calon Haji Harus Ingat! Jangan Minum Air Zam-zam Dingin saat Cuaca Panas
Mereka diajarkan bahwa umat Islam di seluruh dunia harus bersatu untuk dapat terbebas dari kolonialisme dan imperialisme bangsa Barat.
Oleh karena paham tersebut, sejak tahun 1916, pemerintah kolonial menyematkan gelar haji bagi orang Nusantara yang baru kembali dari ibadah haji.
Gelar yang menyatu di depan nama itu menjadi penanda agar lebih mudah mengawasi bagi mereka yang ingin melakukan pemberontakan kepada pemerintah kolonial.***
Artikel Terkait
Erick Thohir: BUMN Siap Bantu Keberangkatan Haji
Dukung Kelancaran Angkutan Haji 2023, Angkasa Pura Airports Siapkan 6 Bandara
Di Hari Pertama, Garuda Indonesia Terbangkan 1,932 Calon Jemaah Haji di Musim Haji 2023
Dukung Kelancaran Silaturahmi Jamaah Haji 2023, Telkomsel Luncurkan Paket RoaMAX Haji
Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji 2023 Melalui Bandara Angkasa Pura II, Ada 6 Bandara