Kabar BUMN - Interior Goa Jatijajar di Kebumen, Jawa Tengah, langsung memperlihatkan suasana temaram dengan kilau alami dari stalaktit dan stalagmit.
Destinasi ini berada di kawasan karst Gombong Selatan dan menjadi salah satu gua wisata yang mudah diakses tanpa perlu teknik caving khusus.
Gua ini memiliki panjang sekitar 250 meter dengan lebar rata-rata 15 meter dan tinggi sekitar 12 meter.
Baca Juga: Peluang Magang PHR Dibuka: Akses Karier Migas untuk Fresh Graduate
Jalurnya sudah dilengkapi trap beton serta penerangan.
Jadi, pengunjung dapat berjalan mengikuti lorong utamanya sambil melihat formasi batu kapur dan aliran air yang terus menetes dari langit-langit gua.
Salah satu ciri khas Goa Jatijajar adalah keberadaan 32 diorama yang dipasang sejak 1975.
Baca Juga: Pantai Padang Padang, Sudut Uluwatu yang Pernah Singgah di Layar Lebar
Deretan patung tersebut menceritakan kisah Raden Kamandaka dari Kerajaan Pajajaran, mulai dari penyamarannya hingga masa pertapaannya.
Penataan diorama membantu menjelaskan legenda lokal secara lebih mudah bagi pengunjung dari berbagai usia.
Bagian lain yang sering menarik perhatian adalah empat sendang yang berada di dalam gua, Sendang Mawar, Sendang Kantil, Sendang Jombor, dan Sendang Puserbumi.
Baca Juga: Telkomcel Connect: Perayaan 13 Tahun Hadir untuk Timor-Leste
Masing-masing memiliki cerita dan fungsi yang berkembang di masyarakat sekitar.
Selain sebagai bagian dari alur wisata, air dari beberapa sendang juga dialirkan keluar melalui patung dinosaurus besar yang menjadi ikon area luar gua.
Artikel Terkait
Kuatnya Nilai Sejarah, Kepercayaan, dan Tradisi di Goa Selarong, Bantul
Catat Tanggalnya! Ribuan Lampion Siap Hiasi Langit Jogja di Festival Goa Cemara 2025
Pantai Goa Cina Malang, Tempat Pas untuk Healing di Tepi Laut
Goa Petruk, Pesona Karst yang Hanya Terlihat oleh Mereka yang Berani Masuk
Petualangan di Perut Bumi, Destinasi Goa untuk Traveler Anti Mainstream