Implikasi untuk Masyarakat dan Tata Ruang Lingkungan
Dengan semakin meningkatnya kejadian banjir dan longsor akibat perubahan iklim dan tekanan lingkungan, upaya reboisasi dan penghijauan menjadi penting — terutama di daerah rawan seperti perbukitan, lereng sungai, dan wilayah dengan curah hujan tinggi.
Tanaman seperti Vetiver, Trembesi, Jati, Mahoni, dan Bambu dapat menjadi “pilar hijau” yang membantu menjaga stabilitas tanah, menyerap air hujan, dan mencegah bencana alam.
Kombinasi antara pohon besar dan tanaman penutup dengan akar serabut bisa memperkuat struktur tanah secara menyeluruh — dari akar dalam ke akar permukaan.
Pemerintah, masyarakat, dan pemangku kebijakan lokal bisa mempertimbangkan program penanaman pohon strategis sebagai bagian dari mitigasi risiko hidrometeorologi, bukan hanya untuk fungsi estetika atau penghijauan semata.***
Artikel Terkait
5 Hal yang Perlu Diketahui Bagi yang Baru Akan Pertama Kali Snorkeling
Sehari di Kota Tua, Petualangan Ringan Melalui Tur Gratis
Pantai Padang Padang, Sudut Uluwatu yang Pernah Singgah di Layar Lebar
Ruang Gelap yang Menyala oleh Stalaktit Ini Menyimpan Rahasia Kerajaan Pajajaran
Pesona Tersembunyi Pantai-Pantai di Garut, Panorama Pesisir Selatan yang Menawan