Kenapa Pohon Sawit Tak Bisa Menggantikan Fungsi Hutan? Ini Penjelasan Ekologisnya

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 6 Desember 2025 | 16:30 WIB
Ilustrasi - Sawit tak bisa menggantikan fungsi hutan. Ketahui alasan ekologisnya, mulai dari keanekaragaman hayati hingga peran hutan menyimpan karbon. (Freepik)
Ilustrasi - Sawit tak bisa menggantikan fungsi hutan. Ketahui alasan ekologisnya, mulai dari keanekaragaman hayati hingga peran hutan menyimpan karbon. (Freepik)

Kabar BUMN - Hutan alami punya peran yang sangat besar untuk menjaga keseimbangan bumi, mulai dari melindungi keanekaragaman hayati hingga menyimpan karbon dalam jumlah besar.

Ketika hutan ditebang dan kemudian diganti dengan perkebunan sawit, keseimbangan itu ikut terganggu.

Meski sama-sama berupa pepohonan, sawit dan hutan tidak memiliki fungsi ekologis yang setara. Artikel ini mengajak kamu memahami alasan ilmiah di balik perbedaan besar tersebut.

Baca Juga: Penguatan Karakter Remaja, Upaya Badak LNG Siapkan Fondasi Generasi Emas 2045

1. Keanekaragaman Hayati di Hutan Tidak Bisa Digantikan Sawit

Hutan tropis adalah rumah bagi ribuan flora dan fauna yang saling bergantung. Begitu hutan ditebang dan berubah menjadi satu jenis tanaman seperti sawit, habitat alami mereka hilang.

Perkebunan sawit biasanya sangat homogen, sehingga tidak menyediakan tempat berlindung, sumber makanan, atau ruang berkembang biak bagi sebagian besar satwa liar.

Banyak spesies, termasuk yang terancam punah, kehilangan rumah mereka dan akhirnya menurun populasinya.

Baca Juga: TelkomGroup Hadirkan Community Gateway Pertama di Indonesia dari Merauke

2. Hutan Menyimpan Karbon Lebih Banyak Dibandingkan Sawit

Salah satu fungsi terpenting hutan adalah menyerap serta menyimpan karbon dari atmosfer. Pohon besar, semak, tanah hutan, hingga jaringan akar membentuk cadangan karbon yang sangat masif.

Saat hutan ditebang, karbon yang tersimpan dilepas ke udara, memperburuk pemanasan global.

Pohon sawit memang menyerap karbon, tetapi kapasitasnya jauh lebih kecil. Perkebunan sawit tidak dapat menutup defisit karbon yang hilang akibat pembukaan hutan.

Baca Juga: Proyek Sisi Nubi AOI Resmi Onstream, Bukti Kontribusi PHM untuk Ketersediaan dan Ketahanan Energi Nasional

3. Struktur Hutan Lebih Kompleks daripada Perkebunan Sawit

Hutan memiliki beberapa lapisan vegetasi: kanopi atas, pohon menengah, semak, tumbuhan bawah, hingga lapisan tanah yang kaya organisme.

Struktur berlapis inilah yang menciptakan iklim mikro sejuk, menjaga kelembapan, dan melindungi tanah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini