Destinasi ini dikembangkan pada 2017 oleh Ronald Lolang sebagai bagian dari upaya mengenalkan potensi wisata Berau yang belum banyak tersentuh.
Baca Juga: DAMRI Rilis Jadwal Terbaru Bus Bisnis Denpasar–Surabaya, Tarif Terjangkau
Nama “Lamin” berarti rumah dalam budaya Dayak, sementara “Guntur” merujuk pada tokoh adat Dayak Basap yang memiliki nilai sejarah bagi masyarakat setempat.
Perjalanan menuju Lamin Guntur Ecolodge memang cukup panjang, terutama dari pusat kota Berau.
Namun, panorama alam yang masih asri dan suasana pantai yang tenang membuat setiap kilometer terasa sepadan.
Baca Juga: 5 Jajanan Tradisional Jawa Timur, Autentisitas Rasa dan Kekayaan Bahan Lokal
Bagi wisatawan yang ingin mengenal Berau lebih jauh dari sekadar Derawan, Lamin Guntur Ecolodge menawarkan pengalaman berbeda: sederhana, alami, dan penuh ketenangan.***
Artikel Terkait
Dari Tanjung Perak, PELNI Awali Pelayaran Tol Laut Tahun 2026
KM Kelimutu Lakukan Evakuasi di Laut Jawa, Delapan Awak TB Equator 10 Berhasil Diselamatkan
Benteng Pendem di Indonesia, Bukti dan Sisa Pertahanan di Pinggir Laut
KM Egon Evakuasi 18 Kru Kapal Swasta yang Tenggelam di Laut Jawa
7 Spot Diving Terbaik di Indonesia, Surga Wisata Bawah Laut yang Diakui Dunia