Tradisi Kimsin Jelang Imlek di Klenteng, Ritual Membersihkan Rupang yang Kosong Sebelum Ditinggali Lagi

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 12 Februari 2026 | 17:00 WIB
Kimsin merupakan serangkaian upacara membersihkan dan menyucikan rupang (patung) dewa dan dewi di kelenteng. (potretperistiwa.wordpress.com)
Kimsin merupakan serangkaian upacara membersihkan dan menyucikan rupang (patung) dewa dan dewi di kelenteng. (potretperistiwa.wordpress.com)

Kabar BUMN - Jelang Imlek, klenteng akan sibuk, salah satunya menjalankan tradisi kimsin.

Yakni, tradisi membersihkan patung yang sudah dilakukan sejak perayaan Imlek ratusan tahun lalu.

Tidak sekedar membersihkan, tradisi kimsin mengandung filosofi dan makna tersendiri.

Baca Juga: Ragam Keseruan Festival Pecinan TMII 2026, Lengkap dengan Atraksi Budaya dan Kuliner

Ritual pembersihan
Kimsin selalu dilakukan klenteng seminggu sebelum perayaan Imlek.

Ritual ini merupakan serangkaian upacara membersihkan dan menyucikan rupang (patung) dewa dan dewi di kelenteng.

Tujuan dari pembersihan sebagai bentuk penyucian.

Baca Juga: 5 Destinasi Luar Negeri Terbaik untuk Liburan Imlek

Semua yang sudah lewat di tahun ini harus dibersihkan dan ditinggalkan untuk menyongsong diri yang bersih.

Ada alasan khusus dibalik pemilihan waktu seminggu sebelum Imlek.

Dipercaya di waktu tersebut roh dewa dan dewi naik ke surga untuk melaporkan amal perbuatan manusia pada Raja Langit.

Baca Juga: Valentine Anti Mainstream? Coba Couple Date Museum di TMII

Selama roh dewa dan dewi sedang ke surga tersebut, patung-patung dalam klenteng akan kosong.

Di kesempatan itulah manusia punya waktu untuk membersihkannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini