Kabar BUMN - Jelang Imlek, klenteng akan sibuk, salah satunya menjalankan tradisi kimsin.
Yakni, tradisi membersihkan patung yang sudah dilakukan sejak perayaan Imlek ratusan tahun lalu.
Tidak sekedar membersihkan, tradisi kimsin mengandung filosofi dan makna tersendiri.
Baca Juga: Ragam Keseruan Festival Pecinan TMII 2026, Lengkap dengan Atraksi Budaya dan Kuliner
Ritual pembersihan
Kimsin selalu dilakukan klenteng seminggu sebelum perayaan Imlek.
Ritual ini merupakan serangkaian upacara membersihkan dan menyucikan rupang (patung) dewa dan dewi di kelenteng.
Tujuan dari pembersihan sebagai bentuk penyucian.
Baca Juga: 5 Destinasi Luar Negeri Terbaik untuk Liburan Imlek
Semua yang sudah lewat di tahun ini harus dibersihkan dan ditinggalkan untuk menyongsong diri yang bersih.
Ada alasan khusus dibalik pemilihan waktu seminggu sebelum Imlek.
Dipercaya di waktu tersebut roh dewa dan dewi naik ke surga untuk melaporkan amal perbuatan manusia pada Raja Langit.
Baca Juga: Valentine Anti Mainstream? Coba Couple Date Museum di TMII
Selama roh dewa dan dewi sedang ke surga tersebut, patung-patung dalam klenteng akan kosong.
Di kesempatan itulah manusia punya waktu untuk membersihkannya.
Artikel Terkait
Ragam Dekorasi yang Selalu Muncul Selama Imlek dan Makna di Baliknya
Sajian Kue Kering yang Bisa Kamu Hidangkan saat Tahun Baru Imlek, Apa Saja ya?
The Secret of Chinatown, Cara Seru Menyambut Imlek di Glodok
DAMRI Bagi Diskon Rp88.888 di Hari Imlek, Cek Cara Dapatkannya
Sambut Imlek 2026, Pos Indonesia Rilis Perangko Edisi Khusus Tahun Kuda