Kabar BUMN - Perubahan pola makan dan minum selama bulan Ramadan kerap memicu gangguan pencernaan, salah satunya sembelit.
Kondisi ini biasanya terjadi karena kurangnya asupan cairan, minim konsumsi serat, serta perubahan jam makan yang membuat sistem pencernaan perlu beradaptasi.
Saat tubuh tidak mendapatkan cairan selama lebih dari 12 jam, feses menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan.
Jika tidak diatasi, sembelit dapat menimbulkan rasa tidak nyaman hingga mengganggu aktivitas ibadah.
Agar puasa tetap lancar tanpa gangguan pencernaan, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.
Baca Juga: Kota di Dunia yang Kental dengan Suasana Islami Ini Selama Bulan Ramadan Tampak Makin Khidmat
1. Penuhi Kebutuhan Cairan dengan Pola Teratur
Dehidrasi adalah penyebab utama sembelit saat puasa.
Pastikan kebutuhan cairan tetap terpenuhi dengan pola 2-4-2:
- 2 gelas saat berbuka
- 4 gelas di malam hari
- 2 gelas saat sahur
Air putih membantu melunakkan feses dan memperlancar pergerakan usus.
Baca Juga: Rekomendasi Takjil Praktis untuk Berbuka Puasa Saat Masih Berada di Transportasi Umum
2. Perbanyak Konsumsi Makanan Berserat
Serat berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan.
Saat sahur dan berbuka, perbanyak konsumsi:
- Buah seperti pepaya, pisang, dan apel
- Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli
- Biji-bijian dan oatmeal
Serat membantu meningkatkan volume feses sehingga lebih mudah dikeluarkan.
Baca Juga: Masjid Tjia Kang Ho, Didirikan Keturunan Tionghoa dan Bangunannya Sering Dikira Klenteng
Artikel Terkait
Masjid Tjia Kang Ho, Didirikan Keturunan Tionghoa dan Bangunannya Sering Dikira Klenteng
Kota di Dunia yang Kental dengan Suasana Islami Ini Selama Bulan Ramadan Tampak Makin Khidmat
Rahasia Lolos Interview BUMN, Bukan Cuma Soal Pintar Jawab
Kalau ke Tretes Jangan Cuma Lewat, Air Terjun Putuk Truno Wajib Disinggahi
Rekomendasi Takjil Praktis untuk Berbuka Puasa Saat Masih Berada di Transportasi Umum