Kabar BUMN - Idealnya di hari Lebaran orang akan saling bermaaf-maafan, temu kangen, dan menikmati aneka hidangan.
Sayangnya, di momen membahagiakan tersebut, tidak jarang ada satu atau lebih anggota keluarga yang toxic.
Misalnya, dengan bersikap nyinyir, mengintimidasi, berkomentar negatif, dan banyakk lagi.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari atau menghadapinya sekalian.
Baca Juga: Libur Lebaran 2026: Annual Pass THR TMII, Masuk Berkali-kali Cuma 1 Tiket!
Buat batasan
Sebelum pertemuan, buat batasan jelas yang akan dilakukan saat bertemu anggota keluarga yang toxic.
Di waktu-waktu sebelumnya tentu sudah tahu perilaku dan ucapannya, jadi bisa diantisipasi.
Batasan bisa dalam bentuk kontak fisik dan komunikasi. Misalnya, hanya salaman dan ucapkan selamat hari raya.
Tapi tidak duduk berdekatan. Kalaupun mengobrol, batasi jenis obrolan pada hal umum.
Baca Juga: 7 Hidangan Lebaran yang Selalu Hadir di Meja Makan
Jangan ragu bersikap tegas
Orang toxic senang memancing pertengkaran. Jangan terpancing. Dengarkan ocehannya, jangan dibalas.
Jangan menunjukan reaksi tidak suka karena itu membuat mereka senang.
Meskipun bersikap netral atau tidak peduli tapi harus tegas.
Baca Juga: Mudik Lebih dari 15 Jam? Ini Tips Ampuh Agar Kamu Tidak Jenuh di Perjalanan
Bila ucapan atau sikap mereka sudah keterlaluan jangan ragu beri peringatan agar tidak lagi berbicara itu.
Artikel Terkait
Tips Memilih Hotel Ramah Anak agar Liburan Bersama Keluarga Lebih Nyaman
Harga Tiket Masuk Grojogan Sewu 2026, Masih Ramah untuk Liburan Keluarga
Liburan ke Situ Cileunca, Tempat Wisata Keluarga di Pangalengan yang Punya Wahana dan Fasilitas Lengkap
Eksplor Lembang Wonderland, Tempat Wisata Keluarga di Bandung yang Penuh Warna
Ini Cara Memanfaatkan ChatGPT untuk Membuat Rencana Liburan Keluarga
4 Masalah yang Sering Dihadapi Saat Berlibur bersama Saudara Sepupu dan Keluarga Besar