Ini Cara yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Keluarga yang Toxic Selama Lebaran

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 17 Maret 2026 | 21:00 WIB
Ilustrasi. Orang toxic senang memancing pertengkaran. Jangan terpancing. Dengarkan ocehannya, jangan dibalas. (Freepik)
Ilustrasi. Orang toxic senang memancing pertengkaran. Jangan terpancing. Dengarkan ocehannya, jangan dibalas. (Freepik)

Kabar BUMN - Idealnya di hari Lebaran orang akan saling bermaaf-maafan, temu kangen, dan menikmati aneka hidangan.

Sayangnya, di momen membahagiakan tersebut, tidak jarang ada satu atau lebih anggota keluarga yang toxic.

Misalnya, dengan bersikap nyinyir, mengintimidasi, berkomentar negatif, dan banyakk lagi.

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari atau menghadapinya sekalian.

Baca Juga: Libur Lebaran 2026: Annual Pass THR TMII, Masuk Berkali-kali Cuma 1 Tiket!

Buat batasan
Sebelum pertemuan, buat batasan jelas yang akan dilakukan saat bertemu anggota keluarga yang toxic.

Di waktu-waktu sebelumnya tentu sudah tahu perilaku dan ucapannya, jadi bisa diantisipasi.

Batasan bisa dalam bentuk kontak fisik dan komunikasi. Misalnya, hanya salaman dan ucapkan selamat hari raya.

Tapi tidak duduk berdekatan. Kalaupun mengobrol, batasi jenis obrolan pada hal umum.

Baca Juga: 7 Hidangan Lebaran yang Selalu Hadir di Meja Makan

Jangan ragu bersikap tegas
Orang toxic senang memancing pertengkaran. Jangan terpancing. Dengarkan ocehannya, jangan dibalas.

Jangan menunjukan reaksi tidak suka karena itu membuat mereka senang.

Meskipun bersikap netral atau tidak peduli tapi harus tegas.

Baca Juga: Mudik Lebih dari 15 Jam? Ini Tips Ampuh Agar Kamu Tidak Jenuh di Perjalanan

Bila ucapan atau sikap mereka sudah keterlaluan jangan ragu beri peringatan agar tidak lagi berbicara itu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: parent.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini