Kabar BUMN - Untuk mengisi akhir pekan, makin banyak orang yang kini memilih hiking dan kamping.
Terlebih banyak open tour menawarkan hiking sekaligus kamping 2 hari, 1 malam.
Masalahnya, orang banyak tidak sadar, kegiatan alam itu sering membuat orang berisiko lebih bau badan.
Untuk menghindarinya, ada beberapa yang perlu dilakukan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Pulau Komodo, Ini Keunikan Taman Nasional Komodo yang Jarang Kamu Tahu
Keringat di badan
Sumber bau seseorang umumnya berasal asal dari badan secara kesuluruhan.
Kelenjar keringat akan bekerja lebih banyak di udara panas.
Keringat banyak menempel di kelopak mata, ketiak, telinga, dada dan area selangkangan.
Bila tidak mungkin mandi, lap sebersih mungkin bagian rawan berkeringat itu. Gunakan lap basah dan sabun.
Baca Juga: Ragam Kuliner Mie dari Sumatra, Rasa Rempahnya Sangat Terasa
Bau kaki
Bau tubuh lain juga sering berasal dari kaki. Ini efek berjalan seharian sehingga kaki basah dan lembab.
Untuk ini, gunakan kaos kaki dari katun, dan bawa cadangan kaos kaki.
Bawa juga foot spray yang disemprotkan ke kaki sebelum berangkat atau sebelum tidur di tenda.
Alternatifnya bisa menggunakan vinegar, alkohol, atau tisu basah steril.
Artikel Terkait
Kali Pertama Ajak Anak Kamping, Perhatikan Hal Ini Agar Kegiatan Lancar dan Menyenangkan
Kamping atau Glamping? Sebelum Memutuskan Sesuaikan Dulu dengan Hasrat dan Tujuan
6 Perlengkapan Kamping yang Perlu Dimiliki Pemula Jika Malas Harus Menyewa
Kamping Lebih Menyenangkan Jika Bisa Barbequa-an di Alam Terbuka, Ini Tipsnya Supaya Acara Lancar
Ini Cara Membawa dan Menyiapkan Makanan untuk Kamping, Mudah dan Dijamin Tidak Basi
4 Langkah Agar Bisa Tidur Lelap di Tenda Saat Kamping