Tips Hiking dan Kamping Tanpa Bau Asam dan Apek Karena Badan dan Perlengapan yang Kotor

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 16 April 2026 | 21:00 WIB
Ilustrasi. Banyak yang tidak sadar, kegiatan alam itu sering membuat orang berisiko lebih bau badan. (Pexels/Juliano Ferreira)
Ilustrasi. Banyak yang tidak sadar, kegiatan alam itu sering membuat orang berisiko lebih bau badan. (Pexels/Juliano Ferreira)

Kabar BUMN - Untuk mengisi akhir pekan, makin banyak orang yang kini memilih hiking dan kamping.

Terlebih banyak open tour menawarkan hiking sekaligus kamping 2 hari, 1 malam.

Masalahnya, orang banyak tidak sadar, kegiatan alam itu sering membuat orang berisiko lebih bau badan.

Untuk menghindarinya, ada beberapa yang perlu dilakukan.

Baca Juga: Bukan Sekadar Pulau Komodo, Ini Keunikan Taman Nasional Komodo yang Jarang Kamu Tahu

Keringat di badan
Sumber bau seseorang umumnya berasal asal dari badan secara kesuluruhan.

Kelenjar keringat akan bekerja lebih banyak di udara panas.

Keringat banyak menempel di kelopak mata, ketiak, telinga, dada dan area selangkangan.

Bila tidak mungkin mandi, lap sebersih mungkin bagian rawan berkeringat itu. Gunakan lap basah dan sabun.

Baca Juga: Ragam Kuliner Mie dari Sumatra, Rasa Rempahnya Sangat Terasa

Bau kaki
Bau tubuh lain juga sering berasal dari kaki. Ini efek berjalan seharian sehingga kaki basah dan lembab.

Untuk ini, gunakan kaos kaki dari katun, dan bawa cadangan kaos kaki.

Bawa juga foot spray yang disemprotkan ke kaki sebelum berangkat atau sebelum tidur di tenda.

Alternatifnya bisa menggunakan vinegar, alkohol, atau tisu basah steril.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: veggievagabonds.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini