Saat mereka menjerit-jerit, atau berteriak di tempat umum, jangan tunjukan kekesalan. Tetap bersikap tenang.
Baca Juga: Asupan Gizi Harus Tetap Terjaga, Simak 5 Tips Pola Makan Sehat untuk Orang yang Sibuk
3. Bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa
Kadang anak kecil sering minta perhatian namun karena belum bisa mengeskpresikan dengan baik, mereka jadi tantrum.
Karena itu, saat mereka marah jangan terlalu menanggapi. Bersikaplah seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Lalu, tanyakan baik-baik apa yang dia butuhkan.
Mungkin ingin tidur karena sudah lelah atau lapar karena makanan yang dipesan belum juga datang. Tapi tanyakan dengan intonasi tenang sehingga anak pun berhenti tantrum.
Baca Juga: 5 Tips Sederhana yang Bisa Bantu Anda Meningkatkan Produktivitas dalam Bekerja
4. Biarkan sampai mereka reda sendiri
Bila anak tantrum di tempat yang aman, misalnya di taman atau di halaman parkir atau di kamar hotel. Biarkan anak tantrum sampai dia lelah dan berhenti sendiri.
Anda bisa juga pergi meninggalkan si anak dan awasi dari jauh.
Tantrum kadang seperti sebuah pertunjukan. Bila tidak ada yang menonton dan si anak tidak mendapatkan perhatian yang diinginkan, mereka akan berhenti.
Baca Juga: Berbagai Masalah yang Sering Dihadapi Dalam Tim Kerja dan Cara Mengatasinya
5. Jangan dituruti
Sebagai orang tua karena alasan malu melihat anak yang tantrum di tempat umum, kita mengalah dan memenuhi permintaan si anak.
Ini malah menjadi senjata mereka kalau keinginannya tidak dituruti.
Biarkan anak tetap tantrum dan tetap bilang tidak. Dengan cara ini anak sadar, tidak ada gunanya mereka tantrum.***