Sate Tegal sama sekali tidak mengunakanan bumbu. Tapi karena cara membakar dan daging yang digunakan, sate ini tetap terasa empuk dan gurih.
Baca Juga: Sebelum Bikin Sate, Coba Lakukan 4 Hal Ini Agar Daging Kurban Jadi Lebih Empuk
3. Sate Padang
Bila umumnya sate rasanya manis dan gurih, sate Padang rasanya cenderung pedas dan kaya rempah.
Sate padang terbuat dari jeroan sapi yang direbus dengan bumbu rempah. Kadang dicampur juga dengan kikil, lidah, dan paru.
Bumbu sate Padang sangat khas. Terbuat dari campuran tepung beras yang dicampur dengan kunyit, cabe, jinten, ketumbar, bawang merah dan bawang putih.
Baca Juga: 5 Jenis Kopi Nusantara yang Paling Banyak Disuka Peminum Kopi
Campuran rempah-rempah ini menghasilkan warna bumbu yang kuning dan tektur yang kental seperti bubur.
Sate Padang dinikmati bersama potongan lontong atau nasi. Kadang sering juga dicampur dengan keripik balado.
Sate jenis ini sebaiknya dinikmati saat masih panas agar bumbunya tidak berubah cair.
Baca Juga: Selain Rendang, Ini Makanan Khas Padang yang Tak Kalah Lezat
4. Sate Lilit
Bentuk Sate Lilit terbilang unik, karena tidak dalam bentuk potongan dadu melainkan seperti gumpalan daging.
Sate Lilit yang berasal dari Bali ini bahan dasarnya ada cacahan daging ayam yang sudah dicampur dengan aneka bumbu seperti parutan kelapa, bawang merah, bawah putih, garam, merica dan santan.
Seluruh campuran tersebut lalu dibuat jadi gumpalan daging kemudian ditempelkan pada batang sereh dan dibakar.
Baca Juga: Wajib Coba! Ini Masakan Khas dari Bali
Aroma yang dihasilkan sangat harum karena menggunakan batang sereh sebagai tusuk satenya.