Kabar BUMN - Dunia kerja penuh dengan liku-liku yang tidak selalu berhubungan dengan pekerjaan itu sendiri. Setiap orang, misalnya, selain harus melakukan pekerjaan dengan baik, juga harus bisa menjalin hubungan dengan rekan kerja.
Masalahnya tidak semua rekan kerja cocok dengan karakter Anda. Ada yang terlalu sering memaksakan kehendak atau memang secara karakter tidak ada kesamaan. Tak jarang Anda ingin bilang tidak tetapi bingung untuk mengatakannya.
Jangan sungkan, menjalin hubungan baik dengan rekan kerja memang penting, tetapi juga penting mengemukakan pendapat bila memang tidak setuju. Ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk bilang tidak dengan sopan pada rekan kerja.
Baca Juga: Tipe Rekan Kerja yang Bisa Memberikan Pengaruh Positif, Bisa Dijadikan Panutan!
1. Jelaskan alasan
Ketika langsung bilang tidak, ini bisa membuat orang kecewa atau bahkan sakit hati. Karena itu, sebelum bilang tidak, jelaskan secara baik-baik kenapa Anda menolak permintaan rekan kerja tersebut.
Penjelasannya tidak perlu panjang lebar. Cukup satu atau dua kalimat saja yang penting efektif.
Bisa saja menolak karena itu bukan tanggung jawab atau bagian dari kerjaan anda atau permintaan rekan kerja melanggar prinsip-prinsip Anda.
Baca Juga: Jika Atasan Terus-terusan Limpahkan Pekerjaan Tambahan, Ini Cara Menolak Dengan Sopan
2. Berikan Alternatif
Sering kali jawaban 'tidak' diartikan rekan kerja sebagai tidak kompak. Padahal penting untuk menjadikan diri sebagai tim player atau rekan satu tim.
Tidak ada salahnya selain memberikan jawaban tidak, sampaikan solusi atau alternatif lain. Misalnya, selama minggu ini Anda tidak bisa membantu, tetapi kalau bulan depan bisa. Dengan cara ini akan rekan kerja akan lebih mengerti.
Begitu juga ketika ada rekan kerja yang mengajak nongkrong, Anda bisa bilang kalau minggu ini sudah lelah dan ingin pulang. Berikan alternatif nongkrong di hari lain.
Baca Juga: Latih Kemampuan Berpikir Kritis Untuk Menunjang Kinerja di Kantor
3. Jangan plin plan
Sekali Anda bilang tidak, itulah yang harus dilakukan terus. Jangan pertama bilang 'tidak', setelah dibujuk-bujuk pada akhirnya bilang 'ya'. Ini membuat rekan kerja bisa melihat celah bahwa Anda adalah orang yang gampang dibujuk atau dipengaruhi.
Sehingga dalam peristiwa lain, mereka akan melakukan taktik yang sama. Saat Anda bilang 'tidak' mereka akan terus membujuk sampai akhirnya keluar kata 'ya’.