Mereka besar dengan banyak peristiwa besar yang terjadi di dunia seperti 9/11 tahun 2001, runtuhnya Tembok Berlin yang mengakhir perang dingin antara Amerika dan Rusia (dulu Uni Sovyet).
Baca Juga: Mungkinkah Berganti Karier di Umur 40 tahun?
Ini membuat Generasi X cenderung skeptikal, tidak terlalu strick dibanding boomer. Mereka juga generasi yang sudah mengenal komputer sejak remaja.
Dalam berkomunikasi mereka cenderung to the point dan tidak suka banyak diawasi. Mereka tidak masalah tidak melakukan tatap muka selama pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik.
Mereka tidak antiteknologi dan melihat sebagai salah satu alat penunjang karier. Generasi X juga mengerti pentingnya work-balance dalam karier.
Baca Juga: 5 Langkah Memeroleh Kehidupan Seimbang Antara Pekerjaan dan Kehidupan di Luar Kantor
3. Generasi Milenial
Yang termasuk generasi ini adalah yang lahir antara tahun 1981 sampai 1996. Bisa dibilang kelompok ini generasi terakhir yang lahir saat belum ada internet dan media sosial.
Banyak dari generasi milenial yang tumbuh ketika krisis ekonomi besar atau krismon. Pada saat yang bersamaan internet pun mulai berkembang.
Dibandingkan Gen X dan boomer, milenial terbilang lebih cakap dalam menggunakan internet dan berbagai komunikasi digital.
Baca Juga: Bagi Bapak, Ibu Manager, Ini Cara Ideal Mendelegasikan Tugas
Dalam komunikasi, generasi milenial adalah tipe hybrid, bisa digital dan analog. Model kerja WFH dan hybrid (kombinasi di kantor dan di rumah) jadi tipe idealnya.
Mereka bisa mengatur ritme kerja sendiri dan tetap mencapai target. Secara komunikasi mereka sangat suka tanpa tatap muka.
Videocall, WA, atau email adalah sarana berkomunikasi yang tepat.
Baca Juga: Penting Diketahui! Ini Etika Membalas Surel Bisnis Agar Terlihat Profesional
4. Generasi Z
Generasi ini lahir antara tahun 1997 sampai 2012. Mereka adalah generasi internet di mana sejak lahir sudah kenal internet dan ponsel. Masa kecil pun kenal media sosial dan mahir menggunakannya.
Generasi Z sangat bergantung pada ponsel dan gadget, termasuk ketika bekerja.