Kabar BUMN – Negeri Sakura, Jepang, diketahui menjadi salah satu negara di dunia yang memiliki harapan hidup yang tinggi.
Gaya hidup masyarakatnya, termasuk cara diet ala Jepang, dinilai merupakan faktor penyebab warga Jepang memiliki tubuh yang sehat dan usia yang relatif panjang.
Pada dasarnya, makanan Jepang rendah kalori dan sangat bergizi, oleh karena itu orang dengan berat badan berlebih cukup jarang ditemui di Jepang.
Diet tradisional Jepang sangat seimbang karena sebagian besar makanan Jepang disajikan segar dan tidak diproses.
Masyarakat lebih banyak mengonsumsi ikan dibandingkan daging, karena dipengaruhi oleh bentuk negara Jepang yang merupakan negara kepulauan.
Mereka juga makan ikan mentah untuk dibuat menjadi sushi dan sashimi, serta beberapa makanan yang diasinkan, difermentasi, dan diasap.
Kacang kedelai, biasanya diolah dalam bentuk tahu atau edamame segar, adalah bagian penting lain dari diet orang Jepang, bersama dengan kacang-kacangan lainnya seperti azuki atau kacang merah.
Produk kedelai yang difermentasi seperti miso dan natto adalah hidangan pokok warga Jepang.
Baca Juga: Tim Damkar PT Timah Tbk Sigap Bantu Padamkan Kebakaran di Kawasan Pantai Takari
Natto secara tradisional dikonsumsi saat sarapan dan memiliki sifat probiotik.
Warga Jepang juga mengonsumsi berbagai macam sayuran darat dan laut seperti rumput laut.
Bahan-bahan ini penuh dengan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan dan dapat membantu mengurangi tekanan darah.
Buah-buahan sering dikonsumsi saat sarapan atau sebagai makanan penutup, terutama apel Fuji, jeruk keprok, dan kesemek.