Terutama di malam pertama, banyak orang sering sulit tidur di tempat tidur dan bantal yang asing.
Jadi jangan lupa bawa selalu obat demam dan pusing yang mudah dibeli di apotik.
Baca Juga: Hidup Bersama Migraine, Penyakit Sakit Kepala Yang Lebih Sering Diderita Wanita
Antihistamine
Perkara alergi makanan atau alergi cuaca sering menyerang para pelancong.
Terutama ketika Anda travelling ke tempat yang cuacanya berbeda jauh dengan tempat asal.
Kemungkinan orang terkena alergi cuaca, seperti muncul ruam merah, gatal-gatal atau bentol-bentol.
Baca Juga: Sebabkan Ruam Gatal, Kenali Penyakit Cacar Monyet Lebih Dalam
Antihistamine akan sangat berguna untuk mengatasi berbagai masalah alergi.
Bila Anda sedang menyetir, jangan mengkonsumsi antihistamine karena bisa menyebabkan kantuk.
Baca Juga: Manfaatkan Waktu di Perjalanan, Tips Tidur Lelap di Kereta Jarak Jauh
Obat tetes mata
Perjalanan panjang, debu yang beterbaran sering menyebabkan mata iritasi.
Terutama bila traveling di tempat outdoor atau berkunjung ke tempat-tempat kuno.
Ada banyak debu dan kotoran bertebaran di udara. Tanpa sadar mata bisa iritasi.
Baca Juga: Awas! Polusi Udara Bisa Berdampak Negatif untuk Kesehatan Mata, Ini Cara Mencegahnya
Vitamin C
Walau bukan obat, tetapi vitamin C sifatanya sangat esensial, karena bisa menambah kuat daya tahan tubuh.
Vitamin C sangat diperlukan saat traveling.