Kabar BUMN - Bulan Oktober sudah berakhir, tetapi belum tampak tanda perubahan musim di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Alih-alih hujan, teriknya matahari justru tampak semakin memanas bahkan mengganas.
Tidak peduli gender, saat ini, sunscreen salah satu item yang wajib dioleskan ke tubuh dan wajah, terutama bila ke tempat terbuka.
Baca Juga: Ini yang Harus Dilakukan Saat Suhu Panas Ekstrem Akibat El Nino
Kulit manusia yang terlalu sering terpapar sinar matahari tipe UVB berisiko terkena kanker kulit.
Tipe UVA pun meski tidak seberbahaya UVB, tetapi tetap bisa menyebabkan penuaan dini.
Berikut panduan memilih jenis sunscreen yang cocok.
Baca Juga: Dunia Capai Rekor Suhu Ekstrim Tertinggi 2023, Lakukan Ini Untuk Menjaga Tubuh Terhidrasi
Bahan dasar
Secara umum ada dua jenis bahan dasar sunscreen yaitu dari mineral atau kimia.
Keduanya sama-sama berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
Sunscreen dari bahan kimia cepat menyerap sinar UV, sementara dari bahan mineral tidak demikian.
Baca Juga: Perawatan Wajah dengan Skin Booster Salmon DNA untuk Kulit Lebih Segar dan Cerah
Namun sunscreen dengan bahan kimia cenderung membuat iritasi.
Bagi yang memiliki kulit sensitif ini bisa menimbulkan kulit merah atau malah gatal-gatal.