Kabar BUMN - Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi tujuan para wisatawan untuk menghabiskan waktu liburnya.
Salah satu tujuan para wisatawan saat berkunjung ke Jogja adalah Pasar Beringharjo, pasar yang letaknya tak jauh dari Malioboro.
Pasar Beringharjo terletak di Jalan Marga Mulya nomor 16, Yogyakarta atau di ujung jalan Malioboro sisi selatan.
Di Pasar Beringharjo pengunjung bisa membeli berbagai macam oleh-oleh khas Jogja.
Mulai dari makanan, pakaian, batik, pernak-pernik khas Jogja, lukisan dan beberapa kerajinan tangan lainnya.
Seperti pasar pada umumnya, Pasar Beringharjo juga menjual sembako, pakaian, barang antik hingga barang elektronik.
Bahkan di Pasar Beringharjo ini terdapat psat penjualan bahan dasar jamu Jawa dan rempah-rempah.
Pasar Beringharjo merupakan pasar tradisional terbesar di Jogja.
Selain itu, Pasar Beringharjo yang dibangun dekat dengan Keraton Jogja merupakan pasar tertua di kota pelajar ini.
Sejarah
Pasar Beringharjo yang dibuka pada tahun 1758, tidak lama setelah berdirinya Kraton Yogyakarta ini awalnya merupakan hutan beringin.
Hingga berganti abad, yakni pada 24 Maret 1925 Kraton Yogyakarta menugaskan Nederlansch Indisch Beton Maatschappij (Perusahaan Beton Hindia Belanda) untuk membangun los-los pasar.